Aksi Brutal Genk Motor Tegal Bacok Tangan Korban Nyaris Putus

0
48
Korban Genk Motor

BERITA TEGAL – Niat baik untuk bersantap sahur bersama sahabat berujung petaka. Peristiwa memilukan ini dialami Jefri Afriadi (30), salah seorang warga Desa Balamoa Kecamatan Pangkah Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Sabtu (25/6) dini hari tadi. Dirinya nyaris kehilangan tangan kanannya akibat dianiaya sekelompok pemuda yang mengendarai sepeda motor.

Informasi yang berhasil dihimpun Beritaekspres.com dilapangan menyebutkan, peristiwa itu berawal saat korban tengah berada di rumah salah seorang rekannya, sambil menunggu santap sahur bersama sekitar pukul 02.30 dini hari tadi. Tanpa disangka, tiba-tiba, puluhan orang yang mengendarai sepeda motor mendatangi rumah tersebut dan langsung menyerang korban beserta rekan-rekannya secara membabi buta dengan menggunakan senjata tajam.

Karena serangan yang mendadak tersebut, korban tak sempat menyelamatkan diri. Sementara rekan-rekannya berhasil meloloskan diri. Korban menjadi bulan – bulanan kelompok/genk motor. Akibat aksi brutal genk motor tersebut korban terkena sabetan senjata tajam dan terkapar hingga pinsan tak berdaya.

Setelah puas menganiaya korban, para pelaku kemudian melarikan diri dan membiarkan korban tergeletak. Tak lama berselang, warga sekitar mendatangi lokasi kejadian dan langsung melarikan korban ke RSUD dr Soesilo Slawi dengan kondisi lengan tangan kanannya nyaris putus.

Saat ditemui Beritaekspres.com di ruang perawatan, Jefri mengaku, tidak tahu penyebab pastinya. Tiba-tiba saja dirinya diserang menggunakan parang oleh para pelaku hingga tersungkur. “Saat itu saya tengah berada di rumah teman. Tiba-tiba terdengar suara ribut-ribu. Saya keluar untuk melihatnya, tapi saya langsung diserang pakai parang,” ujarnya.

Pelaku diperkirakan berjumlah lebih dari 30 orang. Mereka datang menggunakan sepeda motor. Korban mengaku mengenal salah seorang pelaku yang menganiayanya.

Sementara itu Kapolsek Tarub AKP Supriyadi mengatakan hingga saat ini polisi masih mengejar para pelaku. Salah seorang pelaku yang diduga menjadi otak pengeroyokan, sudah diketahui identitasnya. Pelaku berinisial L tersebut merupakan warga Kelurahan Debong Tengah Kecamatan Tegal Selatan Kota Tegal.

“Pengeroyokan diduga dipicu perselisihan antara korban dan L yang terjadi tiga hari lalu. Saat itu, korban mempermasalahkan tindakan pelaku yang memukul salah seorang temannya,” papar kapolsek. (Boy Rasta)

Biro Tegal