Soal Tanah Lapangan, Pemkot Bekasi Menang di PTUN

0
70
Lokasi Lahan

BERITA BEKASI – Setelah sekian lama bergulir sengketa kepemilikan tanah lapangan Pondok Gede yang merupakan asset milik Pemkot Bekasi yang berlokasi di Jalan Raya Jatiwaringin. Tepatnya, disamping Kantor Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, akhirnya dimenangkan Pemerintah Kota Bekasi melalui putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Bandung, Jawa Barat, Selasa (28/6/2016).

Dalam perkara Nomor 26/G/2016 PTUN-Bandung, Pemerintah Kota Bekasi selaku tergugat intervensi dalam perkara Sarifuddin Usman melawan Badan Pertanahan Negara (BPN) Kota Bekasi memutuskan, bahwa Eigendom Verponding yang dijadikan landasan hukum penggugat (Sarifuddin Usman) tidak sah. Sebab, penggugat tidak melakukan ketentuan konversi Undang-Undang (UU) Agraria Nomor 5 tahun 1960 tentang Pertanahan dan Kepres Nomor 32 tahun 1979 tentang pokok-pokok pemberian hak baru atas tanah.

Kepada Beritaekspres.com, kuasa hukum Pemerintah Kota Bekasi, Pipik Anwar Sidik membenarkan, bahwa Pemkot Kota Bekasi telah memenangkan gugatan tanah lapangan Pondok Gede seluas 7.346 meter yang selama ini, banyak pihak yang mengkliem. “Sebenarnya kita dari pihak pemerintah sudah bilang bahwa lokasi itu sah milik Negara. Namun, masih banyak pihak yang mengakui hingga berujung ke Pengadilan,” terangnya, Selasa (28/6).

Karena kita lanjut Pipik, Negara yang berlandasan hukum, kita sifatnya hanya mengikuti kemauan ahli waris yang ingin berlanjut ke Pengadilan. “Ya..semoga dengan putusan Pengadilan PTUN Bandung ini, bisa memberikan kepuasan tersendiri terhadap ahli waris dan para pihak yang mengajukan gugatan dan tidak ada lagi muncul persoalan baru,” harapnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kota Bekasi mengatakan jika lapangan yang berada di samping kantor Kecamatan itu sudah sah sebagai tanah milik negara setelah kantor Badan Pertanahan Negara (BPN) mengeluarkan sertifikat atas nama Pemerintah Kota Bekasi atas lapangan tersebut.

Dijelaskan Walikota Bekasi Rahmat Effendi, bahwa setelah terbitnya sertifikat dari BPN maka secara langsung menggugurkan segala bentuk pengakuan ahli waris yang selama ini mengaku berhak atas tanah tersebut. Pemerintah Kota Bekasi berharap aset-aset yang ada tidak berpindah tangan apalagi hilang dari data aset yang ada.

“Untuk itu perlu kiranya kita menjadikan aset lapangan ini sebagai Stadion Mini dan untuk sarana masyarakat Pondok Gede melakukan aktivitas olahraga seperti dipergunakan sebagai lapangan bola ataupun  jogging  track.” Pungkasnya. (NDI)