Mahasiswa Jember Juara Lomba Desain Nama dan Logo Air Minum

0
357

BERITA JEMBER –  Aulia Bakhtiar Rahman, mahasiswa program Studi Magister Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jember menjadi juara dalam Lomba Desain Nama dan Logo Air Minum Universitas Jember. Atas prestasinya ini, Bakhtiar berhak mendapatkan hadiah uang pembinaan sebesar lima juta rupiah beserta sertifikat yang diserahkan langsung oleh Rektor, Moh. Hasan didampingi Pembantu Rektor II, Akhmad Toha di ruang kerja rektor (1/7). Bakhtiar, dengan ide nama dan logo “AENG” untuk air minum Universitas Jember berhasil menyisihkan 107 desain lainnya yang masuk ke panitia lomba.

“Saya bersyukur bisa menjadi juara, bagaimana tidak persiapan untuk mengikuti lomba sangat mepet, saya baru tahu jika ada lomba ini sehari sebelum batas waktu pengiriman resmi ditutup,” ujar Bakhtiar menceritakan pengalamannya. Namun kendala waktu tidak menjadi masalah bagi mahasiswa asal Pasuruan ini, pasalnya dunia desain adalah kesehariannya. Sambil kuliah, Bakhtiar memiliki usaha jasa integrated marketing termasuk di dalamnya jasa branding dan desain produk.  

Menurut Bakhtiar, begitu mengetahui deadline sudah dekat dirinya segera menggali ide dan berdiskusi dengan koleganya untuk nama dan logo air kemasan Universitas Jember. Dari hasil curah pendapat tadi, Bakhtiar teringat akan tulisan-tulisan mengenai budaya Pendhalungan dari  almarhum Prof. Ayu Sutarto, budayawan Universitas Jember.

Aulia-Bakhtiar-Rahman-AENG-UNEJ-2“Saya berusaha mencari nama yang unik yang ada kaitannya dengan budaya Pendhalungan, akhirnya muncul kata AENG yang artinya air dalam bahasa Madura. Sebab kata toyo yang artinya air dalam bahasa Jawa ternyata sudah dipakai,” ujar pemilik usaha IndiePack ini.  

Pemilihan nama AENG juga diharapkan mendekatkan produk air minum Universitas Jember dengan konsumen di pasar Tapal Kuda.

Untuk desain logo di kemasan air minum, Bakhtiar mengambil warna orange, berbeda dengan umumnya air minum yang dominan memakai warna biru atau hijau. Alasannya warna cerah yang ngejreng dekat dengan budaya Madura. “Selain itu dengan warna orange, maka produk air minum ini terlihat menyolok jika disandingkan dengan produk lain,” tambah mahasiswa yang desainnya sudah dipakai oleh beberapa produsen di Jember, salah satunya produsen cerutu.

Rektor Universitas, Moh. Hasan mengapresiasi karya Bakhtiar, menurutnya pemilihan nama dan desain logo yang dekat dengan budaya masyarakat Jember yang Pendhalungan, mampu menjadikan produk air minum Universitas Jember diterima oleh masyarakat Tapal Kuda. Sementara itu menurut Pembantu Rekor II, dalam waktu dekat desain nama dan logo ini akan segera dipakai untuk air minum produksi Universitas Jember.

“Rencananya, pada saat mahasiswa baru Universitas Jember tahun 2016 resmi diterima, mereka sudah bisa menikmati air minum AENG,” jelas Akhmad Toha.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Humas dan Protokol Universitas Jember, Agung Purwanto memaparkan bahwa Lomba Desain Nama dan Logo Air Minum Universitas Jember digelar mulai tanggal 6 sampai dengan 25 Juni 2016. Diikuti oleh 68 peserta yang terdiri dari mahasiswa dan karyawan Universitas Jember,  dengan 108 karya yang masuk.

“Kami tidak menyangka jika respon dari keluarga besar Universitas Jember terhadap lomba ini sangat positif,” tutur Agung Purwanto. (iimhen)

Biro Jember