Bocah 5 Tahun Anak Pedagang Rokok Digarap Juru Parkir

0
96
Ilustrasi

BERITA JAKARTA – Orang tua korban bernama Rudi (42), asal warga Dusun Wage, Kelurahan Jambar, Kecamatan Nusaherang, Kuningan Jawa Barat, tak hentinya naik pitam. Ia kesal, lantaran putri semata-wayangnya dicabuli Purnomo (40) alias Ompong, yang tak lain sahabatnya sendiri.

Ironisnya lagi, korban yang bernama Adelia Natasya (5) itu digarap pelaku di gedung lama, Walikota Jakarta Selatan, atau tepatnya di sebelah kanan persis gedung Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Diketehui, Rudi dan Purnomo memang sudah lama berkenalan. Dua sahabat karib itupun saling berbagi tempat tinggal di sebuah gedung yang telah lama tidak dipakai.

Maklum, mereka berteman lantaran Rudi sehari-hari mencari makan sebagai tukang rokok di pinggir jalan Mabes Polri. Sedangkan, Purnomo alias Ompong, berprofesi sebagai juru parkir di tempat yang sama.

“Saya kenal sama dia (pelaku) udah 4 tahun. Dia tidur di lantai 2, saya sama anak istri tinggal di lantai 1,” cerita Rudi ketika ditemui Beritaekspres.com, Sabtu (23/7/2016).

Namun apes, keakraban mereka berakhir. Pasalnya, Rudi terbelanga saat mendapati gadis kecilnya tengah dipangku oleh Ompong. Kejadian itu tepat, saat Rudi baru saja selesai menutup warung, pada Sabtu (16/7) sore lalu.

“Jadi dipangku gitu. Celana dalam anak saya udah turun. Sambil dipangku, dia colok-colok pakai jarinya,” ucap ayah korban.

Sontak saja, Rudi emosi. Pelaku asal Kediri, Jawa Timur itu pun jadi bulan-bulanan. Beberapa kali, kepala pelaku ‘diberi’ bogem mentah oleh bapak korban, hingga tersangkur tak berdaya.

“Awalnya dia tidak ngaku mas. Saya tampar  aja mukanya, sampai dia jatuh. Kebetulan, saat itu dia habis minum Anggur lagi mabuk. Jadi habis ditabok, yah tidur aja lagi, ngak ada ngerasa sakit,” kesal Rudi.

Melihat sahabat bejatnya tersungkur, Rudi langsung melaporkan hal tersebut ke Polsek Kebayoran Baru, dan diteruskan ke Unit PPA Polres Jakarta Selatan dengan nomor LP/1069/K/VII/2016/Restro Jaksel.

“Saya langsung visum bawa anak saya kerumah sakit. Hasil visum, sudah diterima Polisi, kini kasusnya lagi didalami di unit PPA Polres Jakarta Selatan,” tutupnya. (Yon)