DPC Gerindra Kota Bekasi: M. Dian Cemarkan Nama Partai

0
63
Boy David Taga

BERITA BEKASI – Sekretaris DPC Gerindra Kota Bekasi, Boy David Taga menyesalkan pernyataan, Muhamad Dian dalam wawancara dengan awak media yang menuding ada permainan elit Dewan Pimpinan Cabang (DPC) partainya terkait pencopotan dirinya dari Wakil Ketua III DPRD Kota Bekasi.

“M. Dian sudah mencemarkan nama baik partai Gerindra besutan Pak Prabowo Subianto, khususnya di Kota Bekasi dengan memperdengarkan rekaman yang belum tentu bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya kepada beberapa awak media,” ujar David Taga kepada Beritaekspres.com, Rabu (27/7/2016)

Menurutnya, M. Dian hanya mencari-cari dalih atau perimbangan persoalan kasus pencopotan dirinya dari jabatannya sebagai Wakil Ketua III DPRD Kota Bekasi.

“Seakan mau membentuk opini public bahwa pencopotan dirinya juga sebagai korban permainan elit DPC Gerindra Kota Bekasi. Padahal, M. Dian sendiri memiliki persoalan pribadi, bukan korban elit DPC yang dituduhkan,” katanya.

Persoalan rekaman itu lanjut David, dirinya tidak terlalu mengkhwatirkan jika dipanggil oleh DPP Gerindra.

“Kalau persoalan rekaman bukan masalah buat saya dan saya siap menjawab dan menjelaskan itu semua, tapi persoalan M. Dian yang sudah mencemarkan nama baik partai ini yang menjadi persoalan bagi saya sebagai kader Hambalang,” tegas David.

Masih kata David, seharusnya M. Dian meneliti dan menela’ah dulu rekaman yang ditawarkan kepada dirinya. Bukan langsung mengumbar kepada awak media yang kini sudah menjadi konsumsi public. 

“Saya tahu kok siapa oknum yang memberikan rekaman itu. Justru sebaliknya, saya malah menjadi korban konspirasi M. Dian, karena saya yang turut mendorong kasus yang dilaporkan istrinya terkait dugaan perselingkuhan dan penelantaran anak,” jelasnya.

Masa tambah David, untuk menyelamatkan jabatannya itu, hanya saya hargai Rp100 juta. Selain itu, apa keuntungan buat saya jika M. Dian batal dipecat.

“Logikanya kalau saya mau nakal dan main duit dari jabatannya itu, ya ngak mungkin hanya saya hargai Rp100 juta kecil amat. Dan secara logika kalau M. Dian dicopot saya dong yang untung ketimbang Rp100 juta.” Candanya. (Indra)