10 Rumah Hangus, Kebakaran Bengkel Meubel Bukan Konsleting Listrik

0
77
Lokasi Kebakaran

BERITA JAKARTA – Sepuluh rumah warga disekitar bengkel meubel milik PD. Mitra Karya Pradana (MKP) yang berlokasi di Jalan Cipinang Muara III, RT11/RW4, Jatinegara, Jakarta Timur, ludes dilalap si jago merah. Delapan saksi pun saat ini tengah menjalani pemeriksaan terkait peristiwa kebakaran tersebut, Senin (1/8/2016).

Informasi yang didapat Beritaekspres.com, dilokasi kebakaran mengatakan, peristiwa kebakaran itu terjadi akibat salah satu karyawan bengkel meubel PD. Mitra Karya Pradana membakar serbuk sisa gergaji dari hasil limbah pembuatan meubel, kusen dan pintu.

“Kebakaran ini, bukan akibat konsleting listrik, tapi gara-gara salah satu karyawannya membakar serbuk gergaji dan menjalar ke bengkel hingga kepemukiman warga sekitar,” ungkap salah satu warga korban kebakaran yang tidak bersedia namanya disebutkan kepada Beritaekspres.com dilokasi kejadian, Senin (1/8/).

Beruntung lanjut sumber, petugas pemadam kebakaran Jakarta Timur tanggap dan cepat datang ke lokasi kebakaran yang menghaguskan sedikitnya sepuluh rumah warga yang berada disekitar bengkel meubel ini, akibat salah satu karyawannya yang ceroboh membakar serbuk sisa gergaji.

“Untung petugas mobil pemadam kebakaran Jakarta Timur cepat datang ke lokasi, kalau tidak, mungkin sudah habis semua ludes rumah warga yang berada disekitar bengkel ini diamuk si jago merah,” katanya.

Dijelaskan sumber, petugas Dinas Sosial (Dinsos) DKI Jakarta sudah turun ke lokasi kebakaran dan melakukan pemotoan bagi rumah warga sekitar yang rumahnya terkena imbas kebakaran hebat dari bengkel meubel milik PD. Mitra Karya Pradana ini.

“Tadi si sudah ada petugas dari Dinsos melakukan foto-foto rumah warga korban kebakaran. Termasuk rumah saya, tapi cuma baru foto aja dan kita juga belum mendapatkan keterangan bagaimana nasib kita saat ini yang kehilangan tempat tinggal,” imbuhnya.

Kita tambah sumber, sebagai warga korban kebakaran, meminta pertanggung jawaban atas kelalaian yang dibuat oleh salah satu karyawan meubel milik PD. Mitra Karya Pradana yang menghanguskan sepuluh rumah warga disini. “Ya kalau kita minta tanggung jawab aja, entah sumbernya dari bengkel yang bersangkutan ataupun dari Pemerintah yang jelas kita ingin rumah kita disin kembali lagi.” Tutupnya. (Ton)