Lagi, Kasatpol PP Kota Bekasi Dituding Tak Peduli Anggota

0
44
Ilustrasi

BERITA BEKASI – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Bekasi, Cecep Suherlan kembali mendapat tudingan dari sejumlah anggotanya. Pasalnya, Cecep Suherlan selaku pimpinan dinilai tidak perduli dengan nasib dan kebutuhan para anak buahnya, Minggu (21/8/2016).

Informasi yang didapat Beritaekspres.com, ada sekitar 700 anggota Satpol PP Kota Bekasi, baik  yang berstatus Tenaga Kerja Kontrak (TKK) ataupun Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang gaji bulanan mereka dipotong sebesar Rp100 ribu setiap bulannya dengan alasan untuk Ansuransi.

“Gaji bulanan kita setiap bulannya dipotong Rp100 ribu untuk ansuransi,” ujar sumber yang minta namanya dirahasiakan kepada Beritaekspres.com, Minggu (21/8).

Tapi sambung sumber, sampai sekarang kita sebagai anggota Satpol PP Kota Bekasi, belum pernah menerima dalam bentuk apapun keterangan bahwa kita diansuransikan sesuai dengan potongan gaji kita.

“Baik surat ataupun berbentuk kartu ngak ada kita terima. Kita juga ngak pernah tahu model dan sistem ansuransi seperti apa yang dimaksud pimpinan kita itu,” ungkap sumber.

Selama kepemimpinan Cecep Suherlan tambahnya, banyak para anggota Satpol PP yang mengeluh dan merasa tidak nyaman. “Dia sebagai pimpinan terlalu cuek dan tidak perduli dengan nasib para anggota,” tandasnya.  

Diketahui, anggota Satpol PP yang berstatus TKK mendapatkan gaji bulanan berkisar Rp3 juta perbulan sesuai Upah Minimum Regional (UMR) dengan rincian gaji pokok, intensif dan lain-lain.

Namun sayangnya, hingga kini, pemotongan gaji para anggota Satpol PP sebesar Rp100 ribu perbulan guna ansuransi tersebut, belum mendapatkan kejelasan. (CR-2)