Reskrimsus Polda Tahan Kacab Bank Of India Indonesia Tbk

0
118
Ilustrasi

BERITA JAKARTA – Penyidik Polda Metro Jaya (PMJ) melakukan menjemput sekaligus melakukan penahanan terhadap tersangka, Muhamad Yunan sekitar pukul 03.00 WIB dini hari, melalui surat penahanan bernomor 185/VIII/Dit Reskrimsus/2016 tertanggal 19 Agustus 2016.

Penjemputan dilakukan, setelah penyidik Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap 19 orang saksi yang berujung penahanan terhadap Kepala Cabang (Kacab) Bank Of India Indonesia Tbk MD Plaza Jakarta, Muhamad Yunan.

“Dijadikan Tersangka dan dijebloskan kedalam sel tahanan Polda setelah pihak Dit Reskrimsus merasa yakin bahwa yang bersangkutan melakukan penggelapan dalam jabatan berupa perbuatan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dan Kejahatan Perbankan,” terang Kabid Humas PMJ, Kombes Awi Setiyono kepada awak media beberapa hari lalu.

Masih kata Awi, tindak kejahatan perbankan yang dilakukan, Muhamad Yunan dilakukan secara terus menerus sejak pertengahan tahun 2013 hingga April 2015 yang mengakibatkan PT. Bank India Indonesia Tbk mengalami kerugian sebesar Rp12 miliar lebih.

Dijelaskannya, modus yang dilakukan tersangka, Muhammad Yunan dengan cara melakukan sebanyak 37 kali transaksi melalui System Clering BI yang pencairannya melalui seorang nasabah bernama, Kunal Gobindram Nathan.

Sejumlah Bilyet Giro yang dicairkan oleh tersangka dananya selalu tidak mencukupi, sehingga tersangka mengambil dana tersebut, dari dana nasabah lainnya hingga mencapai total Rp12 miliar lebih.

“Untuk itu, tersangka M.Yunan dijerat dengan Pasal 374 KUHP Pasal 49 ayat 1 UU RI No.10 Tahun 1998 tentang Perbankan dan Pasal 3. 4. 5 Undang-Undang RI No.8 Tahun 2010 tentang TPPU.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PMJ baru melakukan penahanan terhadap satu tersangka, Muhammmad Yunan, dan terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap calon tersangka, Kunal Gobindram Nathan. (Bambang)