Hanura Kota Bekasi Tetap Solid Dipimpin Syaherallayali

0
51
Hanura

BERITA BEKASI – Ketua DPC Hanura Kota Bekasi yang baru saja terpilih belum lama ini, Syaherallayali angkat bicara soal kabar mundurnya sejumlah pengurus Hanura periode lama yang bererdar di sejumlah media.

Menurutnya, sampai saat ini Hanura Kota Bekasi di bawah kepemimpinannya tetap kondusif. Sedangkan mengenai mundurnya sejumlah eks pengurus Hanura, ia menilai hal tersebut dikarenakan faktor emosi sesaat.

“Perlu kami tegaskan, bahwa Hanura Kota Bekasi hari ini tetap kondusif dan solid. Sedangkan soal rekan-rekan yang menyatakan mengundurkan diri, itu didorong faktor emosi sesaat,” ujar Syaherallayali, Senin (5/9/2016).

Pria yang akrab disapa Ral itu juga curiga, kalau aksi mundur sejumlah eks pengurus Hanura diakibatkan adanya provokasi dari pihak-pihak tertentu dalam tubuh partai yang tidak suka atas keputusan DPP Hanura terhadap penunjukan dirnya sebagai Ketua Hanura periode 2016-2021 belum lama ini.

“Ada pihak-pihak yang memang tidak suka dengan keputusan DPP Hanura. Tapi dalam politik saya nilai hal yang wajar. Tapi sangat disayangkan, kalau mereka ini kemudian melakukan provokasi terhadap sejumlah kader Hanura. Itu yang sangat kami sesalkan,” kata dia.

Ral menambahkan, mestinya semua pihak legowo dengan keputusan DPP Hanura dan menerima segala kebijakan yang digariskan partai tanpa terkecuali.

“Sebagai kader harusnya kita taat terhadap garis kebijak partainya. Kalau kemudian ada yang ketidak sepemahaman hendaknya disikapi dengan kedewasaan,” katanya.

Ia sendiri, mengaku tidak risau dengan mundurnya sejumlah mantan pengurus Hanura. Menurutnya, dalam politik hal itu merupakan dinamika yang harus direspon dengan bijak.

“Masih saya anggap hal ini wajar dan bagian dari dinamika  politik di internal partai. Lagi pula, rekan-rekan ini tidak bisa dibilang mewakili suara mayoritas kader Hanura Kota Beksi. Hingga saat ini, saya tegaskan Hanura solid,” tandasnya.

Dirinya juga menampik, kalau total mantan pengurus Hanura yang mengundurkan diri mencapai 17 orang serta pengurus dari 3 Pimpinan Anak Cabang (PAC) Hanura Kota Bekasi.

“Berdasarkan SK No.SKEP/A/010.a/DPD-JABAR/HANURA/XI/2013 pengurus yang mundur hanya 8 orang bukan 17 belas. Dan dari 3 PAC, cuma 2 PAC saja. Sedangkan 1 PAC yakni Bekasi Utara, itu tetap bersama kepengurusan Hanura di bawah naungan saya. Itu cuma diklaim saja, bahwa PAC Bekasi Utara mundur,” kata dia.

Ral berpesan kepada semua kader Hanura, untuk tidak terprovokasi atas hasutan oknum di internal partainya yang tidak ingin partai maju dan menjadi besar.

“Pesan saya jangan terprovokasi dan tetap tenang. Bagi rekan-rekan yang sudah terlanjur terprovokasi, DPC Hanura tetap membuka ruang selebar-lebarnya untuk bisa bersama-sama membangun partai,” kata dia.

Sedangkan kepada pihak-pihak yang diduga melakukan provokasi, Ral berpesan agar tindakan itu disudahi.Sebab, jika hal itu berlarut Ral tidak segan-segan mengambil langkah tegas sesuai dengan aturan partai.

“Yang jelas kami tau orang-orang yang memamg melakukan provokasi dan hasutan. Kami minta itu disudahi. Kalau tidak kami terpaksa tindak tegas sesuai mekanisme partai dan ini akan jadi bahan laporan kami ke DPP Hanura,” kata Ral, mengultimatum.

Sekadar informasi, Syaherallayali baru saja terpilih menjadi ketua Hanura Kota Bekasi menggantikan Winoto ketua sebelumnya, yang juga rivalnya dalam perebutan kursi ketua partai. Syaherallayali terpilih berdasarkan keputusan DPP Hanura.

“Pemilihan ketua berjalan sesuai dengan mekanisme dari DPP Hanura. Dan hasil keputusan tersebut sah secara aturan kepartaian,” pungkasnya (Gilang)