Dengan Program SMDP Polantas Lebih Dekat Dengan Pelajar

0
16
Polantas Semarang

BERITA SEMARANG – Salah satu program Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Semarang yang sedang terus berjalan yaitu program Sekolah Menengah Dua Polantas (SMDP) yang dilaksanakan di 24 sekolah menengah baik SMA maupun SMK yang ada di Kota Semarang.

Adapun tujuan dari SMDP sendiri untuk kedekatan antara Polisi Lalu Lintas (Polantas) dengan pihak sekolah, baik anak-anak didik maupun guru (karyawan).

Program SMDP dibentuk guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas yang banyak dilakukan oleh usia produktif, khususnya pelajar SMA sederajat.   

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Catur Gatot Efendi menyampaikan, selama ini yang banyak melakukan pelanggaran disiplin berlalu lintas adalah pada usia produktif , yakni pelajar SMA sederajat.

img-20160914-wa0005“Usia produktif ini antara 16 hingga 25 tahun. Pada umumnya mereka banyak yang melakukan pelanggaran berlalu lintas,” tandas Catur kepada Beritaekspres.com, di Semarang, Rabu (14/9/2016).

Setelah adanya SMDP, pihaknya mengaku menjadi lebih dekat dengan sekolah-sekolah, dan bisa memantau serta berinteraktif dengan anak-anak. Malahan pihak sekolah juga sering mengundang Polantas untuk menjadi Irup di sekolahnya.

Usai melakukan rutinitas menyeberangkan anak-anak sekolah yang dimulai pukul 06.00 WIB, lanjut Catur, mereka (Polantas-red) tidak langsung kembali ke satuannya, namun dua petugas Polantas yang bertugas di sekolah tersebut selanjutnya berkoordinasi dengan BK.

“Karena dimana ada jam kosong akan diisi pelajaran dari Satlantas, baik tentang Safety Riding, tentang masalah kenakalan remaja, dan lainnya,” katanya.

Pihaknya juga menginginkan agar anak-anak sekolah tersebut bisa lebih dekat dan tidak merasa takut lagi dengan Polantas .

Adanya petugas Polantas di lingkungan sekolah diharapkan tidak hanya sekedar membentuk sikap disiplin dalam berlalu lintas saja. Namun diharapkan bisa memberi efek psikologis dengan tidak membawa senjata tajam ataupun barang berbahaya lainnya.

Menurutnya, setelah 24 sekolah yang dipilih sebagai SMDP, kedepan Satlantas akan mengembangkan ke sekolah-sekolah lainnya, supaya pelajar di Kota Semarang tertib berlalu lintas. (Nining)

Biro Semarang