Tarik Investor, Bupati Promosikan Karimun di Hamburg Jerman

0
13
Bupati Aunur Rafiq

BERITA KARIMUNBadan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Karimun (BP Karimun) mempromosikan investasi pada pameran Industri Kemaritiman terbesar di dunia yakni, Shipbuilding, Machinery and Maritime Technology (SMM) 2016 di Gedung Messe Hamburg, Jerman beberapa waktu lalu.

Kepada Beritaekspres.com, Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya Konsulat Jenderal RI di Hamburg, Indri Rasad mengatakan, promosi investasi tersebut memanfaatkan momentum tempat berkumpulnya kalangan para pelaku usaha di sektor Kemaritiman Internasional. “Ini kesempatan kita untuk mempromosikan investasi Kemaritiman,” ujarnya, Kamis (15/9/2016).   

Dijelaskannya, BP Karimun yang di fasilitasi KJRI Hamburg menjadi salah satu peserta dalam kegiatan pameran yang berlangsung sejak 6-9 September 2016 lalu. Partisipasi Indonesia melalui BP Karimun  dalam pameran dua tahunan merupakan pertama kalinya sejak kegiatan pameran berlangsung pada tahun 1963 silam,” terangnya.

Stan yang dibuka selama 4 hari tersebut lanjut Indri, diresmikan oleh Bupati Karimun, Aunur Rafiq yang didampingi Konsultan Jenderal RI Hamburg, Sylvia Arifin, Kepala BP Karimun, Cendra di Hall B3 UF 324, Hamburg Messe.

“Dalam kegiatan pameran Maritim terbesar dunia ini, Bupati Aunur Rafiq mengharapkan partisipasi BP Karimun sebagai langkah awal untuk menarik minat investor dari Eropa di Karimun melalui pemberian informasi komprehensif mengenai peluang dan insentif investasi yang tersedia,” katanya.

Sementara itu, Konsultan Jenderal RI di Hamburg, Sylvia Arifin menyampaikan dukungannya atas partisipasi aktif dari BP Karimun pada SMM yang juga dihadiri Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT. Pelindo I, Iman Achmad Sulaiman, Ketua Umum Ikatan Perusahaan Produsen Kapal & Sarana Lepas Pantai Indonesia (IPERINDO), Eddy K Logam dan Wakil Ketua Umum serta Bendahara Indonesian Shipowners Association (INSA), Darmansyah Tanamas dan Nova Y. Mugijanto.

“Khusus yang dimiliki kawasan pelabuhan dan perdagangan bebas di Karimun adalah di bidang Industri Galangan Kapal dan Migas didukung  lokasi yang strategis di wilayah Selat Malaka  merupakan modal awal menarik minat investor,” ulasnya.

Selain itu sambung Indri, partisipasi BP Karimun pada SMM juga dimanfaatkan untuk mengumpulkan berbagai masukan terkait tantangan melakukan ekspansi usaha ke kawasan Indonesia. “Karimun melalui PP No. 48 Tahun  2007 ditetapkan sebagai  kawasan  Perdagangan Bebas dan Pelabuban Bebas (Free Trade Zone dan Free Ports) dengan luas wilayah 9.666 hektar.

Ditambahkan Indri, sejak diterapkannya status khusus dan berbagai insentif dan peningkatan pelayanan perizinan investasi yang diberikan, kegiatan industri di kawasan ini  bertumbuh pesat dari hanya sembilan perusahaan dengan nilai investasi Rp882 miliar menjadi 164 perusahaan dengan total investasi mencapai Rp22,6 triliun.

“Salah satu investor utama di kawasan tersebut adalah Oiltanking GmbH yang merupakan salah satu perusahaan kilang minyak terbesar di dunia asal Hamburg, Jerman.” Pungkasnya. (Suryani)

Biro Karimun