Pemkot Bekasi Terus Optimalkan Program Smart City

0
100
Erwin Effendi

BERITA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi terus mengoptimalkan program Smart City diwilayahnya. Hal itu, dikemukakan Kepala Bidang Perencanaan Tata Ruang pada Dinas Tata Kota (Distako) Bekasi, Erwin Effendi.

“Saat ini kita masih dalam proses penyempurnaan, yang selama ini program smart city masih sering dibilang belum smart,”katanya, saat jumpa Pers di press room, Kantor Walikota Bekasi, Jumat (23/9/2016).

Untuk pencapaian sasaran Smart City lanjut Erwin, pihaknya masih mengintegrasikan antar Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) dilingkup Pemerintah setempat guna memudahkan tiap kebutuhan bagi masyarakat dapat di akses melalui Smart City. Meski menurutnya integrasi tiap SKPD masih menjadi kendala dalam proses menuju Kota pintar.

img20160923101058“Kendalanya masih tentang integrasi antar SKPD, salah satu contoh mulai dari pendataan yang dibutuhkan untuk disajikan pada program Smart City yang salah satunya disajikan melalui aplikasi untuk masyarakat,” terangnya.

Namun demikian, pihaknya menegaskan bahwa program Smart City Pemkot Bekasi tidak akan berjalan efektip tanpa ada dukungan semua pihak.

“Baik antar SKPD, CSR, Swasta dan Masyarakat pada umumnya harus berperan serta dan memahami apa itu Smart City,” ulasnya.

Erwin juga mengaku ketidakpahaman tentang Smart City masih terkenda tidak hanya ditengah masyarakat, tapi juga masih ditingkat Kelurahan dan Kecamatan tentang bagaimana mengintegrasikan program tersebut.

“Meski kita pernah memberikan pemahaman tentang Smart City, masih banyak yang belum paham secara menyeluruh, baik itu Lurah maupun Camat, karena pemahaman itu berproses,” ucapnya.

Program Smart City yang menelan anggaran Rp800 juta dari APBD 2016 itupun diharapkan dapat segera rampung meski tidak target dalam program tersebut. (Ndi/Adv)