Walikota Bekasi Kukuhkan Majelis Umat Beragama Tingkat Kecamatan

0
113
Walikota Bekasi, DR. Rahmat Effendi

BERITA BEKASI – Pemerintah Kota Bekasi, Jawa Barat membentuk empat Majelis Umat Beragama di tingkat Kecamatan. Rencananya, tiap Kecamatan bakal menpunyai satu Majelis Umat.

Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, Majelis Umat Beragama yang dikukuhkannya itu bertugas mewakili tiap-tiap agama yang diakui di Indonesia. Diharapkan, Majelis Umat bisa menjunjung tinggi nilai Pancasila dalam Bhineka Tunggal Ika dan menyampaikan pentingnya toleransi umat beragama di Kota Bekasi.

“Kota Bekasi sebagai kota besar dengan jumlah penduduk mencapai 2,3 juta jiwa. Kota Bekasi sekarang berbeda dengan dulu, sekarang ini cukup heterogen. Dari jumlah itu terdiri dari dua juta pemeluk agama Islam, pemeluk Katolik 65 ribu orang, Budha 12 ribu orang, Kristen Protestan 195 ribu orang, Hindu 47 ribu orang dan Konghucu 196 orang,” terang Rahmat Effendi, Senin (17/10/2016)

Dikemukakan Rahmat, dirinya sudah berkeliling ke tempat-tempat ibadah, seperti Gereja Pantekosta di Kota Manado, Kota Tomohon yang agama Islam-nya hanya dua persen, HKBP, Keuskupan Katedral, Klenteng, Pura, dan masjid-masjid.

Menurut dia, Kota Bekasi harus menjadi salah satu miniatur umat beragama. Tidak ada lagi kaum minoritas atau mayoritas. Hak warga Kota Bekasi tidak dibeda-bedakan.

Rahmat menjelaskan, keberadaan Majelis Umat tidak akan tumpang tindih dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi.

“Majelis Umat Beragama di bawah FKUB, namun ada perbedaannya. FKUB itu ranah kota, kalau Majelis Umat Beragama mencakup luas hingga kelurahan di Kota Bekasi” ungkapnya.

Rahmat berharap, kehadiran majelis ini dapat menjadi penyeimbang agar masyarakat merasakan keadilan di tengah masyarakat yang heterogen.

Pembentukan Majelis Umat Beragama, lanjut Rahmat, sudah dia rancang pada saat menjadi Plt. Walikota Bekasi sejak deklarasi Forum Kerukunan Umat Beragama di Kota Bekasi yang dilanjutkan dengan Apel Akbar Kerukunan Umat Beragama yang dilaksanakan pada 16 April 2016 lalu.

Kini, ia merancang Majelis Umat Beragama tiap-tiap kecamatan agar warga masyarakat bisa hidup toleransi dan tenggang rasa.

Hingga kini, sudah terbentuk Majelis Umat Beragama di enam kecamatan di Kota Bekasi. Keempat kecamatan tersebut meliputi Kecamatan Bekasi Timur, Rawalumbu, Mustika Jaya, dan Bantargebang, Pondokmelati dan Kecamatan Jatiasampurna, Masih tersisa enam Kecamatan lagi yang belum mempunyai Majelis Umat.

Walikota menginstruksikan kepada para staf ahli agar segera membentuk di delapan Kecamatan lain yang belum dibentuk.

Hari ini, Senin (17/10) Majelis umat beragama Kecamatan Jatisampurna dan Pondokmelati resmi dikukuhkan, sebelumnya juga pada Jumat (14/10), Walikota Rahmat Effendi mengukuhkan majelis umat beragama Kecamatan Mustika Jaya dan Kecamatan Bantargebang.

Acara dihadiri oleh para staf ahli Walikota, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bekasi, Abdul Manan, Camat Mustika Jaya, Aty Rostaty, dan Camat Bantargebang, Asep Gunawan, serta tokoh agama di kelurahan masing-masing. (Adv)