Pedro Miguel Olivera Neto Terancam Pidana dan Diciduk Interpol

0
261
Pedro Miguel Oliveira Neto

BERITA JAKARTA – Mengajukan dua kali somasi ke PT. Candi Graha Artha (CGA) selaku pihak Managemen Arjani Resort di Uluwatu Bali melalui kuasanya seorang warga negara asing (WNA) berkewarganegaraan Canada pemegang pasport No GA 363215 bernama Pedro Miguel Oliviera Neto terancam dilapor melakukan perbuatan pidana pencemaran nama baik dan perbuatan tidak menyenangkan juga pemerasan di wilayah hukum Polda Bali.

Pasalnya, Pedro WNA asal Canada tersebut telah memberi kuasa kepada Bali Indo Law Office untuk melakukan klaim atas pembayaran sisa gajinya sebesar 19.5 X @  USD 5.000.00 dari tanggal 9 maret 2016 sampai dengan tanggal 25 Oktober 2016 yang berjumlah USD 97.500.00 ditambah 19.5 bulan akomodasi sebesar USD 22.462.00.

Selain itu, kerugian immaterial sebesar USD 60.000.00 yang kesemuanya berdasar pada adanya kontrak kerja antara Manajemen PT. Candi Graha Artha dengan Pedro Miguel Olivera Neto alias Peter Neto tersebut sebagai General Manager (GM) di Arjani Resort yang di tandatangani pada tanggal 2 November 2015 untuk masa kontrak selama 2 tahun dengan gaji bersih USD 5.000. 00 perbulan.

Somasi pertama dilayangkan pada tanggal 18 Juli 2016 yang ditujukan kepada Andika Adam selaku Executive Asistent Manager PT. Candi Graha Artha berdasarkan surat kuasa dari Pedro Neto tertanggal 29 juni 2016 kemudian disusul dengan pengiriman somasi kedua pada tanggal 21 September 2016 telah ditindak lanjuti dengan sangat serius oleh kuasa Pedro Neto dari Bali Indo Law Office dengan cara mendatangi lokasi Arjani  Resort di Uluwatu  untuk mencari dan bertemu dengan Andika Adam namun yang bersangkutan tidak berada ditempat.

Menyikapi hal tersebut, maka pihak Managemen Arjani Resort telah menyampaikan hal pengaduan masyarakat ke Polresta Denpasar untuk melaporkan perbuatan pidana dari Pedro Neto tersebut pada tanggal 18 Oktober 2016 dan sekaligus telah melayangkan jawaban somasi I dan II kepada kuasa Pedro Neto Bali Indo Law Office yang pada intinya menyatakan untuk menolak klaim dari Pedro Neto tersebut, karena yang bersangkutan telah mengajukan surat pengunduran diri sebagai General Manager (GM) di Arjani Resort pada tanggal 26 Februari 2016.

Sehingga, Andika Adam melalui kuasa hukumnya Hartono Tanuwidjaja & Partners menyatakan telah mereserve hak untuk melaporkan perbuatan pidana dari Pedro Miguel Olivera Neto alias Peter  Neto tersebut sebagaimana diatur dalam pasal 310, Pasal 335  dan pasal 368  KUHPidana

“Kami bahkan tidak segan -segan untuk melaporkan Pedro Miguel Oliveira Neto tersebut ke pihak Imigrasi dan Interpol sebab telah menyalahgunakan Visa dan melakukan tindak pidana di wilayah Hukum Indonesia.” Tandas Hartono Tanuwidjaja di Jakarta. (Bambang)