Nasib Supin dan Sonah Butuh Uluran Tangan Pemerintah

0
85
Supin dan Sonah

BERITA BANYUWANGI – Dua perempuan parubaya yang keterbelakangan mental kini perlu uluran tangan dari pemerintah guna kebutuhan makan sehari – hari. Pasalnya, selama ini untuk kebutuhan makan saja selain dari saudara terdekatnya juga dibantu masyarakat sekitar.

Mereka adalah Supin (55) dan Sonah (60), mereka berdua mulai sejak kecil memang mengalami keterbelakangan mental, Supin dan Sonah 7 bersaudara dan yang 2 sudah meninggal.

Keduanya, tinggal di Dusun Krajan RT01/RW05, Desa Plampang Rejo menempati rumah gedek berukuran 4 x 6 meter. Sudah hampir dua tahun, untuk makan sehari – hari selain pemberian sodaranya juga menunggu belas kasihan dari warga sekitar.

Seperti yang diungkapkan Kepala Dusun, Suyono Iswahyono (52) yang saat itu mendampingi mereka berdua mengatakan, memang betul mas jika bu Supin dan bu Sonah untuk makan sehari – hari selain dari saudara yang rumahnya dekat dari rumah mereka juga warga sekitar hampir tiap hari ngasih makanan,” katanya ketika berbincang dengan Beritaekspres.com, Kamis (27/10/2016).

Selama yang saya tahu sambungnya, mereka berdua ini memang belum pernah menikah atau berumah tangga sama sekali. Jadi yang ngerawat selama ini ya saudara yang rumahnya dekat. “Yang saya tahu, mereka berdua ini belum pernah menikah,” tambahnya.

Dilanjutkan Suyono, kondisi Supin sudah tidak bisa jalan sama sekali, sedangkan Sonah masih bisa berjalan walau bertatih – tatih mereka menempati rumah gedek hanya berdua sejak dua tahun silam.

Selain itu lanjutnya, mereka tidak mempunyai Kartu Keluarga (KK) atau pun kartu Tanda Penduduk (KTP) maka dari itu menurut informasi mereka berdua tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari Pemerintah Daerah sama sekali.

“Kalau beras raskin yang dari pemerintah walau ngak dapat ya masih dikasih dengan cara dibagikan oleh yang lain yang memang mendapatkan jatah beras raskin.” Tandasnya. (Rony)

Biro Banyuwangi