Ribuan Masa FUUI Bekasi Unjuk Rasa Penjarakan Ahok

0
54

BERITA BEKASI – Ribuan masa yang tergabung dalam Forum Ukhuwah Umat Islam (FUUI) Bekasi, menggelar aksi menuntut penjarakan Ahok, atas ucapannya beberapa waktu lalu yang dianggap telah menistakan Agama Islam.

Aksi peserta longmarch berlangsung setelah Ba’da Jumat, yang dimulai dari Islamic Center Bekasi hingga Polres Metropolitan Kota Bekasi. Koordinator aksi, Ustad Sulaiman mengatakan, bahwa umat Muslim tidak mengajarkan intoleransi terhadap agama lain. Penistaan agama pun menjadi landasan utama yang dilarang oleh Islam.

Sulaiman menerangkan, bahwa ucapan Gubernur DKI Jakarta di Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu tentang Surah Al-Maidah ayat 51, telah mencederai hati para umat muslim di berbagai daerah, sehingga aksi penolakanpun juga dilakukan di Kota Bekasi.

“Bahwa fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada tanggal 15 Oktober 2016, dinilai sangat bijak dan adil, yang berkaitan dengan penyataan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah Negara Hukum berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945, pasal 1 ayat 3,” ujarnya, Jumat (28/10/2016).

Memperhatikan hal tersebut lanjutnya, dalam rangka menjaga keamanan Negara secara kondusif, serta kesatuan dan persatuan seluruh Indonesia, maka dengan ini kami masyarakat Muslim Kota Bekasi  meminta resolusi Kepolisian Republik Indonesia,” tambahnya. 

Demonstran meminta kepada Kepolisian Indonesia agar menegakan hukum terhadap Ahok, yang dinilai telah melakukan penistaan dan penodaan agama. Penetapan Ahok sebagai tersangka, juga didasari oleh Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 156 J.o 156 A.

“Kami mendukung penuh kepada Kepolisian NKRI agar menegakan Hukum dan Menetapkan Ahok sebagai tersangka. Kami meminta kepada Kapolri untuk berbicara kepada Presiden. Kami meminta Kepada Presiden Indonesia, Bapak Jokowi untuk tidak melindungi Ahok, agar persoalan ini tidak menjadi bencana Nasional,” kata Sulaiman dalam permohonannya kepada Kapolri dan Presiden Joko Widodo.

Sementara, dalam aksi yang diterima langsung oleh Kapolrestro Kota Bekasi, Kombes Pol Umar Surya Fana, yang mengatakan bahwa Islam adalah agama yang damai, dan memiliki toleransi terhadap Agama lainnya.

“Yang terhormat Kepada Pimpinan Tertinggi (Presiden dan Kapolri), bahwa Muslim adalah Satu, Muslim bukan perusak, Muslim kita damai, Muslim kita bumi, bahkan binatang pun harus kita hormati, karena binatang adalah ciptaan Allah SWT,” ujar Kapolrestro dalam sambutannya, didepan para Demonstran. (CR-1)