Aksi FPI 4 November Didukung Sejumlah Politisi Senayan

0
54
FPI Sambangi DPR-RI

BERITA JAKARTA – Menyoal penistaan agama yang diduga dilakukan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok, Wakil Ketua MPR-RI, Hidayat Nurwahid meminta agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) perduli terhadap aspirasi umat Muslim.

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieg beserta sejumlah ulama FPI menyambangi Gedung Parlemen guna menjelaskan rencana penyampaian aspirasi yang akan mereka laksanakan melalui aksi demonstrasi damai 4 Novenber mendatang. 

Menerima kedatangan para delegasi FPI ini, selain Hidayat Nurwahid juga tampak hadir anggota Komisi III DPR RI Abubakar Alhabsi dari Fraksi PS dan Arsul Sani dari PPP. 

“Permintaan umat Islam itu sudah memenuhi mekanisme negara hukum, yang seharusnya dipenuhi Presiden Jokowi,” ujar Hidayat di Gedung Nusantara V, kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (28/10/2016).

Sambung dia, Jokowi jangan malah membiarkan segala sesuatunya diserahkan di lapangan. 

Hal senada diungkap Abubakar Al-Habsyie dan Arsul Sani dari Komisi III DPR. Keduanya sepakat mendukung aksi massa mendorong penegakkan hukum oleh Polri untuk memproses hukum kasus penistaan agama oleh Gubernur Ahok pada 4 November mendatang. 

“Silakan digelar dan kami siap mendukung jika Presiden Jokowi tidak merespon rencana aksi massa,” ujar Abubakar Al-Habsyie.

Menanggapi itu, sejumlah tokoh agama Islam dan sebagian massa mengapresiasi sikap para wakil rakyat yang peduli terhadap aspirasi anak bangsa yang gelisah atas pelanggaran hukum yang dilakukan Ahok selaku Gubernur DKI Jakarta. 

“Kami yakin, sebagai umat beragama, baik pribumi muslim maupun pribumi non-muslim, tidak menginginkan keberagaman di Indonesia hancur hanya gara-gara Ahok yang telah menginjak-injak hukum negeri ini. Penistaan atas Al-Qur’an itu adalah penistaan terhadap Sila ke-1 Ketuhanan Yang Maha Es.” tandas Abu Jibril. (OSS)