FPI Desak Polri Usut Tuntas Kasus Penistaan Agama Oleh Ahok

0
53

BERITA SEMARANG – Ratusan massa dari Aliansi Umat Bela Islam menggelar aksi damai dengan Long march dari Masjid Baiturahman Simpanglima Semarang menuju Mapolda Jawa Tengah di Jalan Pahlawan Semarang, Jumat (28/10/2016). Mereka meminta agar Polri mengusut tuntas kasus penistaan agama Islam yang dilakukan Ahok.

Massa yang berjumlah sekitar 300 orang tersebut long march sambil membawa spanduk bertuliskan “Gerakan nasional pengawal fatwa MUI, Ayo…Penjarakan Ahok, karena menistakan agama, menodai Alquran, melecehkan ulama, menghina umat Islam, ini bukan aksi sara, tapi aksi penegakan hukum”.

Selain itu, ada juga spanduk bertuliskan “Tangkap dan hukum Ahok penistaan agama penghina Al Quran, Forum umat Islam Semarang, mendukung tangkap Ahok demi harga diri ummat Islam dan bangsa”.

“Kami hanya menuntut agar Kapolri dan Kejaksaan Agung, jangan ragu untuk memproses Ahok secara hukum karena penistaan Al Qur’an,” tandas Ketua Tim Advokasi FPI Jateng, Zaenal Petir di sela-sela aksi.

Karena menurutnya pernyataan Ahok jelas-jelas merupakan pelecehan dan penghinaan terhadap keagungan dan kesucian Al Quran. Al Quran adalah wahyu Allah SWT yang benar dan pasti akan menuntun manusia kepada petunjuk dan jalan kebaikan.

“Menyesalkan ucapan Gubernur DKI (Ahok) yang menghina Al-Qur’an dengan melecehkan Surat Al-Maidah ayat 51 dalam ucapannya pada acara pertemuan dengan warga pulau Seribu yang dipublikasikan tanggal 28 September 2016,” kata Zaenal.

Massa yang tiba di Mapolda Jateng akhirnya diterima oleh Kapolda Jateng, Irjen Pol Drs. Condro Kirono untuk melakukan audensi.

Dari perwakilan DPD FPI Provinsi Jawa Tengah menyatakan bahwa penistaan Agama yang telah dilakukan oleh Ahok sangat berpotensi menimbulkan kerusuhan SARA yang mengancam keutuhan NKRI.

“Kami mendesak kepada Kepolisian RI untuk segera menangkap dan mengadili Ahok,” tandasnya.

Massa meminta kepada Kapolda Jawa Tengah untuk mendorong Kepolisian RI melakukan tindakan tegas secepatnya supaya proses hukum penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok berjalan dengan tuntas.

Pada kesempatan tersebut Condro menyatakan bahwa pada dasarnya kasus Ahok tersebut masih dalam ranah penyelidikan sehingga pihaknya minta bantuan dan masukan agar permasalahan ini cepat selesai.

“Semua aspirasi yang disampaikan FPI akan kami tindak lanjuti dan akan kami laporkan,” tandas Condro. (Nining)

Biro Semarang