Walikota Bekasi: Dibawah UMK, Masyarakat Berobat Cukup Dengan KK

0
93
Dr. Rahmat Effendi

BERITA BEKASI – Rencana Pemerintah Kota Bekasi untuk menggunakan Kartu Keluarga (KK) sebagai satu-satunya syarat berobat gratis bagi masyarakat Kota Bekasi semakin jelas.

Walikota Bekasi Rahmat Effendi kembali menegaskan dihadapan Majelis Ta’lim At-Tanzhim, Kelurahan Jati Raden bahwa pemerintahannya per-1 Januari 2017, masyarakat cukup hanya memerlukan KK sebagai syarat pelayanan kesehatan di 39 Rumah Sakit Swasta yang ada di Kota Bekasi.

Kriteria yang akan dipakai lanjut Rahmat, sebagai kelayakan warga tersebut adalah yang berpenghasilan di bawah Upah Minimum Kota (UMK), cukup membawa KK untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di Kota Bekasi.

“Camat dan Lurah harus mulai mendata dan mensosialisasikannya kepada masyarakat, apa dan bagaimana syarat dan caranya itu harus dijelaskan. Jadi per-1 Januari 2017 rencana sudah dapat berjalan untuk masyarakat,” ungkap Rahmat, Sabtu (12/11/2016).

Pelayanan dasar Kesehatan memang menjadi perhatian Walikota Bekasi, berbagai kemudahan dalam mendapatkan pelayanan kesehatan gratis dan bermutu menjadi perhatian khusus.

“Sekalipun di berikan pelayanan VVIP, saya rasa tidak ada masyarakat yang mau sakit. Namun kemudahan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tentunya menjadi hal yang sangat penting di saat kita benar-benar membutuhkan.” Pungkas Rahmat. (Adv/Dimz).