Jangan Politisasi Tanah Negara, Ratusan Massa Aksi di DPRD Kota Bekasi

0
95
Aksi Demo di DPRD Kota Bekasi

BERITA BEKASI – Ratusan massa yang mengatasnamakan Komite Pemuda Patriot Peduli Pembangunan Kota Bekasi, berunjukrasa di kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi di Jalan Chairil Anawar, Bekasi Timur, Kota Bekasi Jawa Barat, Selasa (15/11/2016) siang.

Dalam aksi unjukrasa, massa berorasi dengan menggunakan spanduk yang bertuliskan “DPRD Kota Bekasi Jangan Politisasi Masayarakat”.

Aksi demo massa ini merupakan puncak balik atas aksi demo masa sebelumnya pada, Senin 14 Nopember dikantor Walikota Bekasi dan Kantor DPRD Kota Bekasi yang dilakukan kelompok yang mengatasnamakan warga korban penggusuran Pekayon beberapa waktu lalu 04 September 2016.

Ketua DPRD Kota Bekasi, Tumai
Ketua DPRD Kota Bekasi, Tumai

“Selamatkan Aset Negara untuk kepentingan Rakyat, dan Tolak politisi tanah Negara,” teriak Koordinator Aksi, Waryo, didepan Kantor DPRD Kota Bekasi.

Selain menuntut agar DPRD tidak mempolitisasi penggusuran Bangunan Liar (Bangli) warga Pekayon yang ditertibkan, para pendemo juga menegaskan bahwa kebijakan yang diambil Walikota Bekasi selain penyelamatan aset negara, juga bagian penataan Kota Bekasi guna kepentingan masyarakat luas.

“Dan kebijakan Walikota juga memiliki berlandasan hukum, dan sudah berkoordinasi dengan pihak Perum Jasa Tirta melalui bukti – bukti surat tertandatangani,” ketus Waryo.

Selain itu, masa aksi juga mendesak agar Pemerintah Kota Bekasi dapat merelokasi korban penggusuran bangunan diatas lahan negara untuk di relokasi ke Rusunawa dibangun Pemkot Bekasi.

img-20161115-wa0073
Aksi Ratusan Massa di DPRD Kota Bekasi

Aksi demonstrasi ini juga mengkritisi aksi demo massa yang sebelumnya dilakukan dikantor Walikota Bekasi dan DPRD Kota Bekasi pada Senin kemarin, mereka menyayangkan bila aksi tersebut bukan lagi murni dilakukan warga relokasi, tapi aksi demo itu dilakukan segelintiran masa yang di mobilisasi oleh pihak tertentu.

“Dengan tujuan mendeskreditkan Walikota Bekasi dengan mengun opini kepada publik, bahwa kebijakan Walikota Bekasi tidak berpihak kepada publik,” sindir Waryo.

Atasnama Komite Pemuda Peduli Patriot peduli pembangunan, mereka beryakinan bahwasanya Pemerintah Kota Bekasi sangat perduli terhadap warganya, karena pembangunan dan penataan Kota Bekasi merupakan keharusan demi terwujudnya Kota Bekasi yang bermartabat. (NDI)