APBD Perubahan Kota Bekasi Disahkan Pada Injury Time

0
85
DPRD Kota Bekasi

BERITA BEKASI – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Kota Bekasi 2016 akhirnya disahkan pada, Selasa (15/11) malam. Pengesahan itu dilakukan tiga jam sebelum batas akhir penetapan setelah dikoreksi oleh Gubernur Jawa Barat.

“Sudah dikirim lagi ke Gubernur, tiga hari lagi langsung dibuat Perda APBD Perubahan,” kata Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, Rabu (16/11/2016).

Pengesahan dilakukan dalam rapat Paripurna. Sebanyak dua fraksi yaitu PDI Perjuangan dan PPP tak menyetujui. Meski demikian, fraksi yang setuju telah memenuhi kuorum, sehingga APBD Perubahan tetap disahkan.

“Semua sudah disahkan, dan Pemerintah dapat melanjutkan kembali program yang belum terselesaikan,” kata Anggota Fraksi Partai Golkar di DPRD Kota Bekasi, Machrul Falak.

Karena itu, lembaganya berharap Pemerintah memaksimalkan waktu yang tersisa untuk melakukan penyerapan anggaran. “Kita sebagai pihak Legislatif hanya dapat mengawasi,” ucapnya.

Walikota Bekasi, Rahmat Effendi nyaris menerbitkan Peraturan Walikota (Perwal) sebagai pengganti perda APBD Perubahan 2016. Sebab, DPRD setempat tak kunjung mengesahkan meskipun draft APBD Perubahan telah dikembalikan usai dikoreksi oleh Gubernur Jawa Barat pada 7 November lalu.

Padahal, lembaga eksekutif telah berkirim surat kepada Ketua DPRD, Kota Bekasi, Tumai, untuk segera melakukan pengesahan. Namun, hingga tujuh hari pasca-pengembalian draft APBD, lembaga Legislatif tak juga mengesahkan.

Diketahui, APBD Perubahan Kota Bekasi disepakati oleh Badan Anggaran DPRD Kota Bekasi sejak beberapa bulan lalu sebesar Rp5,4 triliun. Nilai itu naik sekitar Rp800 miliar dari APBD Murni sebesar Rp4,6 triliun. (Red)