Lewat Gerak Jalan, Ribuan Warga Bondowoso Kenang Peristiwa Gerbong Maut

0
96
Gerak Jalan Tradisional

BERITA BONDOWOSO – Ribuan orang tampak memadati bantalan jalan di sepanjang jalur Kecamatan Maesan hingga Bondowoso. Mereka berbondong-bondong untuk menyaksikan parade gerak jalan tradisional memperingati peristiwa Gerbog Maut 23 November 1947 silam.

Antusias peserta pun tak kalah. Sedikitnya ada 2.783 peserta mengikuti gerak jalan yang sudah memasuki edisi ke-7 ini. Itu pun belum dihitung peserta beregu yang berisi 5 orang tiap regunya. Artinya lebih dari 4 ribuan peserta ikut serta dalam perhelatan yang di gelar Dinas Pariwisata dan Olah Raga (Disparpora) Kabupaten Bondowoso ini. Bahkan ada peserta yang datang dari luar Kota Tape seperti Probolinggo.

Tak hanya itu saja, Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) pun juga berpartisipasi. Pantauan Beritaekspres.com, Ketua DPRD Bondowoso, H. Ahmad Dhafir didampingi Kepala Dinas Disparpora, Harry Patriantono bisa menyelesaikan rute sepanjang 20 kilometer ini hingga finish di depan monumen Gerbong Maut.

Wakil Bupati Bondowoso, KH Salwa Arifin yang mewakili Bupati Amin Said Husni mengapresiai sekali melihat antusias peserta. Ia menegaskan, gerak jalan ini tidak hanya untuk mengenang perjuangan pahlawan gerbong maut namun juga untuk mengolahragakan masyarakat dan memasyarakatkan olahraga.

“Ini dapat menjadi kesempatan yang baik untuk membiasakan diri kita berolahraga. Selain itu, mari kita jadikan kegiatan ini sebagai sarana silaturrahmi guna memperkuat kebersamaan dan persaudaraan sehingga akan selalu tercipta persatuan dan kesatuan diantara kita,” ujar Wabup, Minggu (27/11/2016).

Dalam kesempatan itu juga, KH Salwa Arifin mengajak kepada masyarakat Bondowoso untuk meneladani para pejuang yang sudah mendahului generasi saat ini. Baginya, semangat juang pahlawan diperlukan untuk terus berkarya.

“Mari mari kita contoh semangat juang, keikhlasan, rasa rela berkorban dan tidak mudah menyerah yang telah para pejuang tunjukkan. Semangat inilah yang kita perlukan untuk terus melangkah, mengisi pembangunan dan menghadapi derasnya arus persaingan,” papar Wabup.

Sementara itu, Kepala Disparpora Kabupaten Bondowoso, Harry Patriantono mengajak semua peserta untuk tetap menjaga nilai sportifitas. Menurutnya, sportifitas merupakan penghormatan terhadap prestasi dan kemauan untuk mengedepankan unjuk keunggulan yang senanitiasa diraih dalam setiap kegiatan olahraga dan mengolahragakan masyarakat. “Kami harap semua peserta tetap menjaga sportifitas dan menjaga keselamatan di jalan,” ajak Harry

Untuk juara umum beregu putra pada edisi 2016 ini disabet oleh regu yang dipimpin Caraka. Sementara untuk Kategori beregu putri diraih oleh Vivi. Sementara, SMK NU 02 Bondowoso meraih Kostum unik kategori putra, dan untuk kostum unik putri diraih My Gim.

Perlu dinformasikan, untuk rute Maesan-Bondowoso dengan jarak tempuh sekitar 20 Km, sudah ditetapkan sebagai rute tetap gerak jalan tradisional Gerbong Maut edisi selanjutnya. Sementara, rute Maesan-Bondowoso sendiri sudah 2 kali digelar. Sedangkan rute edisi sebelumnya yaitu, Prajekan Bondowoso dan Tamanan Bondwoso. (Abdul Wahed)

Biro Bondowoso