Pimpin K-3, Walikota Bekasi Tekankan Tanggung Jawab Aparatur

0
97
Walikota Bekasi, Dr. H. Rahmat Effendi

BERITA BEKASI – Walikota Bekasi Rahmat Effendi memimpin apel K-3 (Keindahan, Kebersihan dan Ketertiban) di halaman Kantor Bantar Gebang, Kota Bekasi, Rabu (30/11/2016) pagi.

Dalam kegiatan tersebut, Rahmat didampingi Asisten Pembangunan dan kemasyarakatan, Kariman, Kepala Dinas Perekonomian Rakyat, Abdul Iman dan jajaran Kacamatan Bantar Gebang.

Dalam kesempatan itu, Rahmat Effendi menekankan tugas dan tanggung jawab aparatur dalam menjalankan amanat. Dikatakanya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi telah memperhatikan kesejahteraan aparaturnya.

“Di tahun 2017 ini, tunjangan daerah untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) meningkat hingga 66 persen,” terangnya, Rabu (30/11).

Dan untuk Tenaga Kerja Kontrak (TKK) sambung Rahmat, akan menerima gaji sebesar Rp3,4 juta rupiah. Untuk itu, dirinya menuntut tanggung jawab dan peningkatan kinerja aparatur.

“Harus lebih baik lagi, “K-3” ini bukan hanya seremonial belaka, harus di jadikan habitat kita. UPTD Pasar bukan hanya mengejar retribusi saja, tapi juga mengajak pedagang dan masyarakat untuk ikut serta menjadi kebersihan Pasar Bantar Gebang ini,” pesannya.

Dijelaskan Rahmat, peningkatan kesejahteraan harus dibarengi dengan kinerja aparatur yang tinggi. “Saya tidak main-main, kalau saudara – saudara para pemangku jabatan tidak fokus kepada tupoksinya akan saya berhentikan,” tegasnya.

“Dan untuk aparatur harus menjadi contoh yang baik bagi masyarakat dan budaya bersih harus digalakkan,” tekannya lagi.

Pemerintah Kota Bekasi tambahnya, sedang giat – giatnya menata Kota. Kesejateraan aparatur meningkat dalam 3 tahun terakhir. “Untuk itu, patut kiranya para aparatur bekerja maksimal dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, karena mereka di gaji dari pajak yang dibayarkan masyarakat.” Pungkasnya. (CR-1)