Pemprov DKI Jakarta Punya Qlue, Pemkot Bekasi Punya Sorot

0
94

BERITA BEKASI – Bekasi sebagai salah satu kota satelit penting tak mau ketinggalan dengan Jakarta. Daerah yang bersebelahan langsung dengan sisi timur Ibukota ini resmi mengusung sebutan sebagai smart city.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menggandeng Telkomsel dan Lembaga Afiliasi Penelitian dan Industri (LAPI) Institut Teknologi Bandung (ITB).

Telkomsel berperan sebagai penyedia jaringan telekomunikasi yang mumpuni, beserta sejumlah perangkat pendukungnya. Sementara LAPI ITB sebagai konseptor yang ada di balik smart city Bekasi.

Implementasi smart city di Bekasi dilakukan di sejumlah sektor pemerintahan wilayah setempat. Salah satunya perpajakan, di mana Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi ingin menanamkan sebuah perangkat yang bisa mengetahui besaran transaksi yang terjadi di sebuah lokasi usaha, seperti restoran dan lainnya.

“Dengan begitu kita jadi tahu berapa besaran pajak yang bisa kita tarik,” kata Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, di kantornya, Rabu (30/11/2016) kemarin.

Mobil dinas juga jadi bagian yang kena sentuhan smart city Bekasi. Puluhan mobil sampah dan Dinas Perhubungan (Dishub) telah ditanamkan GPS, sehingga bisa dipantau pergerakannya.

Selain itu, Telkomsel juga meletakkan sejumlah sensor di berbagai wilayah Bekasi yang bisa memantau ketinggian air, kepekatan udara, dan lain-lain.

Yang menarik lagi, Bekasi juga punya aplikasi pelaporan yang dinamainya sebagai Sorot. Aplikasi ini semacam Qlue yang dimiliki Jakarta, namun fiturnya lebih sederhana.

Bila menemukan sesuatu yang tidak seharusnya di wilayah Bekasi, seperti sampah yang tercecer, pengguna hanya perlu memfotonya lewat aplikasi tersebut untuk dilaporkan.

Selanjutnya Pemkot Bekasi akan melakukan pemantauan lewat pusat kontrol bernama Patriot Operation Center yang ada di komplek Walikota Bekasi. Lokasi ini akan menerima berbagai keluhan yang disampaikan masyarakatnya, atau aktivitas apapun yang sudah terintergrasi dengan platform smart city Bekasi. Laporan yang masuk pun menjadi dasar bagi Pemkot Bekasi untuk mengambil tindakan.

“Kami menyediakan perangkat smart sistem platform, patriot operation center, dan sensor-sensor yang bisa jadi panca inderanya kota Bekasi. Sensor-sensor tersebut akan mengirim sinyal ke Patriot, sehingga Pemerintah Bekasi bisa bertindak sesuai yang diharapkan,” ujar Ivan C. Permana, VP Technology & System Telkomsel. (Adv/Ndi)