Upah Pesapon, Walikota Bekasi: 2017 Minimal Setara UMK Rp3,6 Juta

0
76
Walikota Dengan Para Pesapon

BERITA BEKASI – Walikota Bekasi Dr. Rahmat Effendi memastikan di tahun 2017 mendatang akan meningkatkan Kesejahteraan para pesapon, termasuk jaminan kesehatan dengan memberikan Kartu Sehat untuk seluruh pesapon yang ada di Kota Bekasi.

Untuk mewujudkan itu, Rahmat mengumpulkan seluruh jajaran Dinas Kebersihan (Dinsih) Kota Bekasi, termasuk para pesapon di Gedung Toton Baho, Rabu (30/11) kemarin.

“Para pesapon ini, perlu kita pikirkan, karena mereka ini merupakan garda terdepan untuk kebersihan Kota Bekasi,” ujar Rahmat ketika dihubungi Beritaekspres.com melalui telepon selulernya, Kamis (1/12/2016).

Kepada para pesapon lanjut Rahmat, harus merasa bangga, karena sudah berbuat untuk Kota Bekasi. Dengan rasa bangga itulah nantinya akan menumbuhkan rasa tanggung jawab pada pekerjaannya.

“Untuk keadaan sekarang sudah tidak layak mereka hanya menerima upah Rp2 juta perbulan,” katanya.

Paling tidak sambung Rahmat, para pesapon ini menerima upah minimal harus setara dengan Upah Minimum Kota (UMK) Bekasi sebesar Rp3,6 juta perbulan,” tambahnya.

Dialog dua arah langsung antara Walikota Bekasi dengan para pesapon memberikan gambaran bahwa kesejahteraan para pesapon di Kota Bekasi ini memang perlu ditingkatkan. Terlebih menurut pengakuan Jaelani pesapon di Jalan Pondok Gede, baru kali ini dirinya bisa berbicara dengan Walikota Bekasi.

“Baru Walikota Rahmat Effendi yang mau memberikan perhatian atau jaminan kesehatan bagi kami para pesapon,” ungkap Jaelani usai berdialog langsung dengan Walikota Bekasi kemarin.

Diketahui, Rahmat Effendi menjamin kesehatan sebanyak 1.200 pesapon yang ada untuk bisa berobat di 38 Rumah Sakit Swasta di Kota Bekasi.

Karena menurutnya, peningkatan kesejahteraan dan jaminan kesehatan merupakan penghargaan yang diberikan Pemerintah Daerah (Pemda) dan penghargaan tersebut, harus diimbangi dengan tanggung jawab dan etos kerja yang tinggi.

Kota Bekasi yang bersih merupakan dambaan semua masyarakatnya, Adipura hanya sebagian dari konsekwensi positif kebersihan Kota. “Kota yang bersih dan Asri merupakan ciri Kota yang bermartabat.” Pungkasnya. (NDI)