Sedot Setengah Milyar, Penataan Tugu Juang Berastagi Asal Jadi

0
348
Tugu Juang Berastagi

BERITA KARO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karo Provinsi Sumatera Utara, melalui Dinas Kebersihan dan Pertamanan tengah menata taman tugu juang Berastagi. Penataan taman tugu juang yang menyedot APBD Karo melalui DAU tahun 2016 sebesar Rp433.700.000 berhasil menyita perhatian masyarakat Berastagi.

Kepada Beritaekspres.com, Saiful Anif dan Edy Prananta Bukit warga Berastagi, menduga proyek penataan taman tugu juang yang menelan dana hampir setengah milyar tersebut disinyalir mark-up. Pasalnya disain penataan dan penggunaan bahan-bahan keramik biasa- biasa saja dan tidak ada istimewaya. Bahkan cenderung sangat sederhana,” kata mereka, Senin (5/12/2016).

Bahkan lanjut mereka, warna cat tugu juang yang sudah dikerjakan kontraktor diduga tidak dimusyawarahkan terlebih dahulu oleh pemilik pekerjaan kepada Veteran yang ada di Tanah Karo, sehingga muncul kesan pengecatan warna “semau gue”.

“Jika ingin membenahi tugu Juang hendaknya hasilnya benar – benar bagus dan tidak menjadi pergunjingan warga, meskipun hanya sebatas warna”, tambah Marga Sembiring dan Bangun.

Nuansa warna yang dipancarkan tugu Juang Berastagi belum menyetuh hati sebagai mana panggilan jiwa pejuang. Contohnya bentuk lidah api yang ada pada tugu Juang diberi warna putih, sehingga muncul kesan biasa saja atau netral. “Seharusnya, warna lidah api memancarkan warna yang memiliki karakter penuh dengan kekuatan, keberanian dan antusias,” ungkap S. Sembiring (70) warga Tanah Karo.

Sembiring berharap, agar penggunaan warna pada gambar – gambar lidah api di tugu Juang hendaknya di sesuaikan, bukan warna “Semau Gue” yang akhirnya menuai protes dari masyarakat,” sindirnya.

Pantauan Beritaekspres.com dilokasi, pada plang proyek tertulis nomor kontrak 32/BID-KBR/PPK/DKP/2016, pelaksanaannya dimulai 20 Oktober 2016 dan berakhir pada 19 Desember 2016.

Kepala Bidang Pertamanan Dinas Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Karo, Baron Kaban mengatakan, penataan taman tugu juang Berastagi sedang dilakukan dan hasilnya tentu akan baik bagi pariwisata Kabupaten Karo, karena tugu ini akan dihiasi dengan air mancur.

“Cuma yang bisa menjadi persoalan, pompa air untuk air mancur harus aman, karena alat ini rentan hilang, sebab bisa dicuri.” Tandasnya. (Panitra Nedy Tarigan)

Biro Sumut