Walikota Bekasi Kritik Kinerja Disdik

0
51
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi

BERITA BEKASI Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi mengkritik kinerja Dinas Pendidikan yang sampai saat ini belum mampu melaksanakan program pemerataan bagi tenaga pendidik dan kependidikan di satuan jenjang pendidikan.

Seharusnya program tersebut menurut Rahmat, telah dilaksanakan Disdik terhadap para  pendidik maupun tenaga kependidikan khususnya bagi guru yang sudah berpuluh-puuh tahun mengabdi disatu sekolah tersebut.

“Saya belum lama ini mendatangi salah satu sekolah, dan disekolah itu saya dapatkan guru yang sudah berpuluh-puluh tahun berkumpul disitu dan belum pernah dipindah kesekolah lain,” ungkap Rahmat.

Dalam waktu dekat, ia berharap, Disdik memiliki keberanian dan segera mengaktualisasikan kegiatan penyegaran bagi pendidik dan kependidikan yang sebenarnya telah menjadi rencana program Disdik sebelumnya.

Caranya dikatakan Rahmat, ialah dengan melakukan proggram kegiatan pendidikan dan latihan (Diklat) untuk mengetahui kompotensi masing-masing guru diseluruh jenjang pendidikan.

Jika kompetensi guru ternyata belum memenuhi standar, maka guru tersebut tidak layak ditempatkan disekolah yang memiliki akreditasi baik.

“Disdik harus bisa melakukan evaluasi tenaga pendidiknnya, melalui jenjang kemampuan lewat diklat  untuk mengupgrade kompetensi para gurunya,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan Rahmat, bahwa rasio jumlah guru PNS disatu sekolah jauh lebih sedikit dibanding guru TKK dan Honor.

Dampaknya, kata dia, biaya operasional sekolah akan habis hanya untuk membayar gaji guru yang dibayar lewa sumber dana BOS pusat maupun daerah.

“Mestinya, rasio guru PNS, TKK dan Honorer harus sebanding disatu sekolah. Jangan lebih banyak guru TKK dan Honorernya disekolah, karena dana operasional sekolahnya akan habis hanya untuk membayar pegawainya saja,” tukasnya. (Bray)