Kenaikan Pangkat dan Golongan Profesi Guru Dinilai Lambat

0
84
Kepala BKD Kota Bekasi, Reny Hendrawati, saat berikan materi

BERITA BEKASI – Perlu kearifan dari seorang Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, untuk mampu meningkatkan kompetensi para tenaga pendidik dan kependidikannya. Sebab, dari jumlah aparatur Pemerintah Kota Bekasi Bekasi, hampir separuhnya yakni sebanyak 12.579 ribu pegawai, bernaung dilingkup Disdik. Namun, pangkat dan golongan pegawainya sebagian masih golongan rendah.

Rendahnya pemahaman tentang manajemen kepegawaian menjadi salah satu faktor lambatnya kenaikan pangkat dan golongan bagi tenaga pendidik dan kependidikan tersebut.

Pada umumnya, mereka tidak memahami tentang tata cara penghitungan angka kredit kenaikan pangkat.

Selain itu, pembuatan karya ilmiah sebagai syarat untuk dapat mengusulkan kenaikan pangkat dan golongan juga belum dipahami lantaran minimnya sosialisasi.

“Angka kredit itu, ada angka kredit tahunan  dan angka kredit ketika mereka naik pangkat. Dan ketika mereka membuat makalah atau kertas kerja ternyata belum rapih,” beber Kepala BKD Kota Bekasi, Reny Hendrawati, usai mengisi materi workshop tentang Penilaian Kinerja Guru (PKG) dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), di Rumah Makan Marga Jaya, Bekasi Selatan.

Reny berharap, Disdik perlu menambah intensitas kegiatan sosialisasi tentang peningkatan guru  dan pengembangan keprofesian tersebut, agar kualitas pendidikan di Kota Bekasi menjadi lebih baik.

“Perlu dilakukan kegiatan seperti forum diskusi sesama guru oleh dinas pendidikan supaya komunikasi mereka menjadi lebih baik,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan Reny, bahwa profesi guru yang merupakan jabatan fungsional wajib memiliki disiplinan yang tinggi. Dimana seluruh aparatur Pemerintah Kota Bekasi juga harus mengetahui visi dan misi Kota Bekasi. Karena pemahaman itu menyangkut kepada kode etik pegawai. Hal itu telah diatur dalam Peraturan Walikota Bekasi, nomor 11 tahun 2013 tentang kode etik aparatur Pemerintah Kota Bekasi.

“Sebagai aparatur pemerintah kota bekasi, juga harus tahu visi kota bekasi, dan visi dinas pendidikan. dan nantinya setiap SKPD harus membangun budaya kerja bagi pegawainya, sehingga bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tandasnya. (Bray)