Karo, Dairi dan Pakpak Bharat Pringati Hari Anti Korupsi se-Dunia

0
56
Peringati Hari Anti Korupsi

BERITA KARO – Kabupaten Karo, Dairi dan Pakpak Bharat Provinsi Sumatera Utara peringati hari anti korupsi sedunia, Jumat (9/12/2016) bertempat di halaman kantor bupati Karo di Kabanjahe.

Seremonial yang berjargon ‘Lawan Korupsi” bertema “Mengawal Uang Rakyat” dirangkai dengan acara pemasangan pita di tangan, drama, penandatanganan kesepakatan lawan korupsi.

KAKPN Sidikalang Monika Sitompul selaku Ketua panitia kegiatan mengajak seluruh komponen masyarakat dan pemerintah maupun penegak hukum untuk melawan korupsi dan mengawal uang rakyat.

Selaku Kuasa Bendahar Umum Negara Monika Sitompul yang mewakili Kementerian Keuangan, Srimulyani Indrawati menyebutkan, dalam mengelola keuangan negara kita harus bersih hati dan memiliki sikab integritas dan dedikasi yang tinggi.

Kita akan meneruskan reformasi agar dapat dibanggakan Indonesia. “Mencintai Indonesia harus bersih dari korupsi, sebab korupsi dapat melemahkan metal masyarakat, maka  jadilah pelayan kebanggan masyarakat terbebas dari korupsi dan KKN,” katanya.

Mewakili Forkompinda Karo, Dairi dan Pakpak Bharat, Kepala Kejaksaan Negeri Karo G. Sinuhaji SH. MH menyebutkan,  pringatan hari anti korupsi, mengingatkan kita dengan persoalan internasional yang menyebabkan kemiskinan dan merusak mental bangsa, maka kita diajak untuk melawan korupsi serta mengawal uang rakyat menuju Indonesia bersih, karena kebersihan hati mampu bekerja sesuai dengan amanah UU.

Indonesia kuat lanjutnya, apabila bebas dari korupsi. Indonesia ikut dalam persaingan global menuju bersih dari korupsi, sebab korupsi harus dilawan, untuk itu penegak hukum harus bergerak lebih cepat. “Jaga integritas agar terjaga pula hubungan anatar lembaga dan tidak terpengaruh ranah adu domba,” sebutnya.

Pemberantasan pungli dibuat untuk mencapai tata kelola pemerintahan yang benar dan bersih, begitu pula satgas Saber Pungli berfungsi untuk pencegahan, intelijen dan operasi tangkap tangan.

Bupati Karo, Terkelin Berahmana mengharapkan mulai dari jajaranya harus bersih dari korupsi,  yang kemudian menjalar ke kabupaten Dairi hingga ke Pakpak Bhrat maupun sebaliknya. Sebab Bupati tidak dapat mengawasi SKPDnya masing-masing, tugas dan peranan mengawasi dilaksanakan oleh DPRD, Inspektorat, Polisi, Jaksa dan LSM.

Bahkan LSM lebih hebat cara pengawasanya dibanding lembaga hukum lainya, kata Bupati Karo tanpa menyebutkan secara rinci jurus yang digunakan LSM. Untuk itu, Bupati meminta agar berhati-hati dalam mengelola keuangan negara supaya tidak terjerat dalam ranah hukum yang menuai kesengsaraan. “Mari…!, kita kawal uang rakyat dan lawan korupsi, karena pola pikir koruptif harus dirombak,” tandasnya.

Hadir dalam seremonial, Bupati Karo Terkelin Berahmana, SH, Kajari Karo G. Sinuhaji, SH.MH, Wadanyon 125/S Mayor Inf. Muhidin, KAKPN Sidikalang Monika Sitompul, KPP Pratama Kabanjahe Iskandar Zulkarnaen, Kemenag Pakpak Bharat Riswan Gaja, Dandin 0205/TK, Letkol Inf. A. Sitepu, Wakapolres Karo, Kasat Reskrim Pakpak Bharat AKP Alexander SH, Kajari Dairi, KPN Kabanjahe, Bank Sumut, Ormas dan tokoh agama maupun totok masyarakat.  (Panitra Nedy Tarigan)

 Biro Sumut