Warga Butuh Air Bersih, Walikota Bekasi Ancam Pecat Direksi PDAM

0
93
Lokasi: Kelurahan Teluk Pucung

BERITA BEKASI – Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengapresiasi kedua Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bhagasasi dan Tirta Patriot, serta Badan Pengawas (BP) yang sudah menyelesaikan penyerahan berupa jaringan maupun pelanggan dari Bhagasasi kepada PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi.

“Saya tidak mau lagi diwilayah Kota Bekasi ada keluhan warga yang airnya tidak mengalir yang ujungnya menjadi beban dan tanggung jawab Pemerintah,” tegas Rahmat disela serah terima pengelolaan PDAM Tirta Bhagasadi Bekasi wilayah layanan Cabang Wisma Asri dan Cabang Pembantu Harapan Baru, kepada PDAM Tirta Patriot Kota Bekasi di Kantor Kelurahan Teluk Pucung, Bekasi Utara, Selasa (13/12/2016).

Dan saya lanjut Rahmat kembali menegaskan, tidak mau dengar lagi, ada warga Kota Bekasi, berhari-hari bahkan berminggu – minggu tidak mendapatkan pelayanan air bersih dari Pemerintah,” tekannya.

Diingatkan Rahmat, persoalan yang terjadi di Kota Bekasi yang berkaitan dengan kebutuhan air bersih agar tidak dipolitisasi. Terlebih lagi yang menyangkut persoalan hajat hidup warga masyarakat Kota Bekasi.

“Selesaiakan segera ke Asda II, persoalan perhitungan kepemilikan setelah diserahkan berdasarkan perjanjian kesepekatan itu, urusan kebijakan politik antara Walikota dan Bupati Bekasi kepada DPRD nya. Tapi rakyat tidak boleh digantung, masyarakat harus tetap dipenuhi kebutuhan air bersihnya,” ucap Rahmat.

Bahkan Rahmat mengaku tak segan-segan memberhentikan mulai dari Jajaran Direksi PDAM Tirta Patriot bila mengabaikan tugas dan tanggung jawabnya dalam peningkatan pelayanan kepada masyarakat Kota Bekasi.

“Kalau Tirta Patriot abaikan dalam persoalan ini, karena menyangkut hajat hidup warga masyarakat Kota Bekasi persoalan air bersih, Direkturnya pun saya akan berhentikan,” katanya.

Sedangkan bila sampai PDAM Tirta Bhagasasi tidak menyelesaikan tentang serah terima pengelolaan jaringan air kepada PDAM Tirta Patriot, Pihaknya mengancam akan memotong pipa jaringan yang tersebar kebeberapa wilayah setempat.

“Ini perlu menjadi perhatian kita semua, jangan kontroversi terus, harus segera diselesaikan, jadi kedua Dirut PDAM harus meningkatkan pelayanan pada masyarakat.” Pungkasnya. (NDI)