Jemaat GKO Bekasi II, Bangun Harmoni Melalui Perayaan Natal

0
196
Perayaan Natal Jemaat GKO Bekasi II

BERITA BEKASI – Jemaat Gereja Kristen Oikoumene (GKO) Bekasi II, menyelenggarakan perayaan Natal. Kegiatan yang berlangsung sederhana dan penuh khidmat, diikuti oleh para jemaat dan simpatisan jemaat gereja tersebut.

Ketua Majelis GKO Bekasi II, Pinatua Oliver Silitonga dalam sambutannya berharap, perayaan natal tahun ini bisa berjalan lancar, aman dan damai tanpa ada sesuatu yang dapat mengurangi kemeriahan perayaan hari kelahiran Tuhan Yesus.

“Kami mengucapkan selamat merayakan natal, kita berdoa supaya sepanjang perayaan ini di jemaat GKO Bekasi dua, maupun seluruh dunia bisa berlangsung dengan baik, dan biarlah nama Tuhan yang dipuji dan dimuliakan,” katanya.

Tema yang diusung dalam perayaan natal kali ini yaitu “Christmas In Harmony”. Melalui makna natal tersebut, sejatinya manusia mampu menciptakan sebuah harmoni, yang akan membawa kesejahteraan dan kedamaian dalam hidup.

“Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu” yang diambil dari Alitab 1 Petrus 1 ayat 22, Gembala Sidang GKO Bekasi II, Pendeta Urincan Siahaan menekankan, agar seluruh jemaat mampu mengasihi dan mengaktualisasikannya ditengah-tengah kehidupan bermasyarakat maupun berjemaat di gereja.

Menurutnya, pemicu sebuah perselisihan lantaran adanya celah diberikan manusia terhadap keberadaan iblis didalam hatinya. Sehingga, roh jahat itu acap kali bisa membuat iman atau ketaatan manusia menjadi rapuh.

“Mengasihi adalah sebuah perintah yang harus diaktualisasikan ditengah-tengah kita bergereja. Namun, ketika sedikit saja diberikan celah untuk iblis maka akan timbul ketidak sehatian diantara para jemaat. Kasih persaudaraan,” tegasnya melalui mimbar gereja.

Selain itu, Urincan juga menekankan jemaatnya khususnya yang hadir, untuk tidak kompromi dengan dosa. Sebab, ketika ketaatan manusia tersebut telah rapuh maka, tidak menutup kemungkinan ia terseret kedalam dosa. Dan ketika itu terjadi maka manusia sulit untuk bisa keluar dari jeratan dosa tersebut.

Ia berujar bahwa, kasih yang diajarkan oleh Tuhan Yesus adalah kasih yang sesungguhnya. Ketika  kasih itu mampu diimplementasikan oleh para jemaat GKO Bekasi II, tidak mustahil harmoni itu bakal terwujud.

“Setiap orang memiliki iman yang hidup, dan setiap kita yang percaya terhadap kristus harus bisa saling mengasihi. Jangan pernah kompromi terhadap dosa,” ujarnya mengingatkan.

Berbagai kegiatan yakni, liturgi, paduan suara, tari-tarian, drama, perkusi barang bekas, pemberian tanda kasih, serta sejumlah hadiah, merupakan rangkaian kegiatan guna memeriahkan perayaan natal jemaat GKO Bekasi II. (Bray)