Fasilitas Fisik Sekolah Dekat Sinabung Butuh Perbaikan

0
7

BERITA KARO – Sejumlah fasilitas bangunan sekolah tingkat SD dan SMP di Kecamatan Merdeka, Kecamatan Simpang Empat, Kecamatan Naman Teran, Kecamatan Tiga Nderket dan Kecamatan Payung Kab. Karo, Sumatera Utara yang berdekatan dengan Gunung Api Sinabung sudah mengalami kerusakan akibat debu vulkanik dan sampai sekarang belum diperbaiki.

Selain akibat debu vulkanik yang menyebabkan atap bangunan sekolah menjadi rusak, ada pula kondisi bangunan yang sudah rapuh akibat termakan usia. Bahkan kerusakan pada dinding bangunan sekolah yang di duga akibat perbuatan orang yang bertangan jahil dan tidak bertanggung jawab, masih ada.

Karena bangunan rumah untuk guru yang berada di komplek sekolah, tidak dihuni pemiliknya. Bahkan yang lebih ngerinya lagi, guru–guru yang seharusnya tinggal di bangunan itu sekalian untuk menjaga fasilitas dan inventaris sekolah, dikontrakkannya kepada orang lain yang bukan guru.

Sehingga bangunan rumah guru yang seharusnya ditempati para pendidik, namun dikontrakkan kepada orang yang tidak berhak, akibatnya tidak ada perawatan, sebab sudah diterima komisi kontrak.

Hal ini dikatakan, Teger Bangun, Wira Barus, Maradona Bangun dan Indra Sembiring kepada Beritaekspres.com, Kamis (22/12/2016) saat menindak lanjuti informasi orang tua siswa yang merasa prihatin terhadap bangunan sekolah yang digunakan anaknya untuk menimba ilmu.

Salah seorang kepala sekolah yang enggan menyebutkan namanya mengaku, sudah pernah menyampaikan kondisi fisik fasilitas sekolahnya kepada Kadis Pendidikan Nasional Kab. Karo melalui permohonan secara tertulis untuk segera diperbaiki. “Tapi sampai sekarang hingga penghujung tahun 2016, perbaikan dimaksud belum kunjung tiba,” katanya kesal.

Ketika Beritaekspres.com menyinggung tentang perumahan guru yang berada di komplek sekolah dikontrakkan kepada orang lain, sang Kepsek membantah dan mengatakan, tidak ada bangunan rumah guru yang dikontrakkan kepada orang-orang yang tidak berhak. “Itu tidak benar. Ngak ada bangunan rumah guru yang dikontrakan,” bantahnya.

Namun membuktikan pernyataan Kepsek tersebut, pada sore harinya setelah habis aktifitas sekolah, Beritaekspres.com mencoba menanyakan langsung status penghuni rumah di salah satu sekolah dan mereka menjawab bahwa penghuni bangunan bukan guru atau pegawai sekolah. “Kita bukan pegawai atau guru disini,” akunya.  

Sementara itu, Kadis Pendidikan Nasional Kab. Karo, Saroha Ginting, SPd, MM yang dikonfirmasi melalui selulernya membenarkan, sudah mendapat informasi tentang beberapa bangunan perumahan guru dikontrakan kepada orang lain, sehingga bangunan sekolah tidak dijaga dengan baik, akibatnya tangan jahil ikut merusak fasilitas sekolah.

Namun untuk perbaikan fasilitas sejumlah sekolah dibeberapa kecamatan terutama yang berdekatan dengan Gunung Api Sinabung akan dilakukan pada tahun anggaran 2017.

“Rencana aksi (renaksi) pergantian fasilitas berupa atap dan dinding bangunan sekolah tingkat SD dan SMP terutama yang sudah mengalami kerusakan berat untuk menumbuhkan kenyamanan pendidik dan siswa disaat proses belajar dan mengajar,” katnya.

Saroha Ginting mengharapkan kerja sama masyarakat, DPRD Karo, Pemprovsu dan Pusat supaya dapat berperan guna kelancaran pembangunan sarana pendidikan di kabupaten Karo, terlebih visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Karo tentang pendidikan di Kabupaten harus lebih baik dari sebelumnya.

“Bersama-sama kita bisa mencapainya, kendati erupsi Sinabung masih tetap berlangsung.” Pungkasnya. (Panitra Nedy Tarigan)

Biro Sumut