Kapolda Paparkan Situasi Kamtibmas dan Laka Lantas

0
72
Jumpa pers akhir tahun 2016 Polda Jateng

BERITA SEMARANG – Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol Drs. Condro Kirono menyampaikan, pihaknya telah menahan sebelas tersangka pelaku yang terlibat dalam aksi pengerusakan dan penganiayaan di Cafe Social Kitchen Solo beberapa waktu yang lalu.

Sementara itu aksi sweeping yang didalangi oleh ormas Luis tersebut menurutnya sudah direncanakan melalui pertemuan sebelumnya.

“Lima pelaku adalah sebagai penggerak aksi, dan enam lainnya sebagai tim di lapangan,” tandas Condro kepada awak media usai gelar jumpa pers akhir tahun 2016 di Mapolda Jateng, Kamis (29/12/2016).

Condro mengatakan, dalam aksinya pelaku mempunyai peran masing-masing, ada yang berperan menyegel, mendokumentasikan, mengajak serta melalui handphone dan sebagainya.

“Para pelaku akan dijerat dengan pasal tindak pidana bersama-sama yaitu Pasal 169 dan 170 KUHP. Namun untuk pelaku yang melakukan perampasan barang dan uang akan kami tambahkan pasal pencurian,” ujar Condro.

Sementara itu tersangka Ranu Muda Adi Nugroho berperan mendokumentasikan aksi sweeping (tim propaganda), Edi Lukito sebagai Ketua ormas Luis, Joko Sutarto adalah Advokat Luis, Endro Sudarsono sebagai Humas Luis, Yusuf Suparno sebagai Sekretaris Luis dan Salman Al Farizi adalah Pelatih Fisik Luis.

“Kami tidak akan memberikan toleransi penangguhan penahanan kepada para tersangka. Apalagi dalam salah satu alat komunikasi tersangka menyarankan untuk kabur dan menghilangkan barang bukti. Ini sebagai pertimbangan tak akan ada penangguhan penahanan. Dan kasus ini akan dilimpahkan ke Kejaksaan,” ungkapnya.

Sementara dalam jumpa pers akhir tahun 2016 yang digelar di Gedung Borobudur Mapolda Jateng tersebut, Condro memaparkan perkembangan situasi kamtibmas dan laka lantas yang terjadi di wilayah Jateng sepanjang tahun 2016.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolda Jateng, Brigjen Pol Firli, Kabid Humas Polda Jateng beserta para pejabat utama Polda Jateng. (Nn)

Biro Semarang