Ratusan PSK Pantura Tegal Dipulangkan ke Kampung Halaman 

0
360
PSK

BERITA TEGAL – Dinsosnakertrans Kabupaten Tegal Jawa Tengah di 2016 sudah melakukan dua kali pendataan jumlah PSK di empat titik kawasan Pantura. Empat titik itu meliputi Peleman dan Gang Sempit di Kecamatan Suradadi serta Wandan dan Pengasinan di Kecamatan Kramat.

”Validasi data sudah mencapai 90 persen. Saat ini terdeteksi ada sekitar 536 PSK di empat titik tersebut,” ungkap Kepala Dinsosnakertrans Kabupaten Tegal Eko Jati Suntoro kepada Beritaekspres.com, Jumat (30/12/2016).

Dinsosnakertrans mengaku mengalami kesulitan mendata PSK yang tidak tinggal di wisma. Misalnya yang terdapat di Lokalisasi Wandan. ”Dari hasil rincian validasi sementara, terdata untuk penghuni Gang Sempit sekitar 80 orang, Peleman 262 orang, Wandan 60 orang, dan Pengasinan 33 orang,” rincinya.

Sementara itu, terkait dukungan anggaran yang dibutuhkan, dirinya memastikan angaran tersebut tercover di APBD 2017 melalui Dana Alokasi Khusus. Dana yang sempat diajukan untuk proses penutupan lokasi prostitusi itu telah diajukan dengan besaran maksimal Rp1 miliar.

Dana sebesar itu akan diperuntukkan untuk menggelar sosialisasi secara formal, menggelar pelatihan dan pemberdayaan PSK, rapat koordinasi terkait dengan Forkompinda, dan biaya penutupan lokasi prostitusi. Diakui pula, dia telah menyiapkan 27 paket pelatihan dan pemberdayaan PSK agar mereka bisa hidup layak pasca meninggalkan areal lokasi prostitusi.

”Kami juga tengah berupaya meminta bantuan dana dari Kementerian Sosial untuk mendukung terwujudnya usaha ekonomi produktif bagi eks-PSK, sekaligus tunjangan hidup selama 3 bulan pasca penutupan lokasi prostitusi,” terangnya.

Sementara, untuk biaya pemulangan eks-PSK ke daerah asal akan ditanggung melalui biaya APBD II. Dimana eks-PSK tersebut akan diserahkan langsung kepada dinsosnakertrans setempat.

Biaya pemulangan eks-PSK yang ditanggung APBD II hanya bagi mereka yang tinggal di Pulau Jawa. Sebab, dari validasi data yang sempat dilakukan, terdeteksi ada PSK yang berasal dari Jambi. (Boy Rasta)

Biro Tegal