Walikota Bekasi Rahmat Effendi Raih Gelar ‘Bapak Toleransi’

0
78

BERITA BEKASI – Walikota Bekasi Rahmat effendi mendapat gelar ‘Bapak Toleransi’ dan Pengagas Majelis Umat Beragama. Gelar itu diberikan Ketua Panitia Natal bersama yang di gelar di Stadion Chandra Bhaga Kota Bekasi pada, Sabtu (15/1/2017) malam.

“Predikat tersebut pantas didapatkan Rahmat Effendi. Terlebih sejak tahun 2010 Rahmat Effendi telah merintis dan menggagas kebersamaan antar umat beragama dalam bingkai toleransi antar Umat beragama yang ada di Kota Bekasi,” kata Hotman Pane, disela malam pearayaan Natal Bersama ribuan jemaat Kristiani.

Menurut Hotman, berbagai upaya yang dijalankan Rahmat Effendi selaku kepala daerah dilakukannya tanpa mengenal lelah dengan berkeliling wilayahnya guna mengajak masyarakat untuk hidup berdampingan, saling toleran dan saling bahu membahu bersama membangun Kota Bekasi.

“Yang bisa terlihat kini salah satu keberhasilannya adalah, Indek Pembangunan Manusia (IPM)-nya terbaik kedua se-Jawa Barat,” kata Hotman.

Memenuhi undangan panitia Natal bersama itu, Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan bahwa apa yang ia lakukan semata untuk  menjaga marwah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam bingkai Bhineka Tunggal lka yang sejak dahulu founding father kita cetuskan dalam keragaman suku, bangsa dan agama yang ada di Indonesia ini.

”Ini adalah upaya kami selaku kepala daerah, terdapat 324.000 warga masyarakat sebagian besar umat kristiani yang tentunya mempunyai hak yang sama sebagai warga negara. Dan saya melakukan upaya menjaga keberagaman ini sejak tahun 2010 sampai dengan terakhir kemarin,” ungkapnya.

Adanya pembentukan majelis umat sambung Rahmat, yang bertugas menjaga heterogensi, toleransi dan pluralisme yang ada dan terus kita jaga serta menjadikan keberagaman ini sebagai kekuatan dalam membangun Kota Bekasi,” tambahnya.

Saya bersyukur lanjut Rahmat, atas predikat ini, semata-mata kami lakukan untuk kepentingan umat. Saya mendasari ini semua karena sebagai kepala daerah kita harus berdiri di semua golongan. Pemerintah Kota Bekasi sudah berbuat untuk masyarakatnya,” kata Rahmat.

Hak dan kewajiban warga Negara dan warga Kota Bekasi terus kita penuhi dengan mengaktualisasikannya dalam bentuk infrasturktur, dan pembangunan yang ada serta dalam bentuk kebersamaan yang bermanfaat bagi kemakmuran dan kesejanteraan dalam menuju masyarakat Kota Bekasi yang Maju, Sejahtera dan Ihsan. “Maka tahapan inilah yang harus juga kita syukuri,” imbuhnya.

Rahmat Effendi juga menyampaikan bahwa seluruh fasilitas umum di Kota Bekasi seperti Stadion Chandra Bhaga ini boleh dipergunakan oleh seluruh masyarakat yang ada, baik itu muslim, kristiani, hindu dan budha ataupun suku bangsa yang ada di Kota Bekasi.

”Silahkan dipergunakan, ini semua dibangun atas pajak bapak ibu sekalian, untuk itu semua mempunyai hak yang sama untuk mempergunakannya. Yang penting di jaga dan dirawat semua fasilitasnya,”jelas pria yang biasa disapa Pepen.

Natal bersama itu dihadiri hampir 25.000 jamaat, serta unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD), Ketua DPRD Kota Bekasi Tumai, anggota DPRD Kota Bekasi Anim Imanuddin, Perwakilan Kementrian Agama RI Provinsi Jawa Barat, Ephorus HKBP, Pdt. Darwin Lumbantobing, Ketua FKUB Kota Bekasi Abdul Manan, Kepala Badan Kesbangpol Kota Bekasi Dinar Faisal Badhar, dan pemuka –pemuka agama lainnya. (NDI)