DPW FPI Bekasi Bantah Ada Perwakilan ke Markas GMBI

0
179
Ilustrasi

BERITA BEKASI – DPW Front Pembelas Islam (FPI) Bekasi Raya membantah adanya perwakilan dari Ormas FPI yang menyambangi Markas LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) yang diklaim Ketua Investigasi LSM GMBI, Kota Bekasi, Delvin Chaniago disalah satu media online pada, Jumat (20/1) lalu.

Ditegaskan DPW FPI Bekasi Raya mengatakan, tidak ada pengurus Ormas FPI Bekasi Raya yang bernama Murhali Barda dan Budi Santoso. “Mereka sama sekali tidak mewakili Ormas FPI,” tulis surat klarifikasi dari DPW FPI Bekasi Raya yang diterima Beritaekspres.com, Minggu (22/1/2017).

Dijelaskan DPW FPI Bekasi Raya, adapun pengurus resmi sebagai berikut:  

  1. Ketua         : Habib Salim Bin Idrus Alatas 
    2. Sekretaris                                               : HM. Barkatullah 
    3. Bendahara                                              : Abdullah Ratno 
    4. Wakil Ketua Bidang Dakwah                  : Ust. M. Husin. S.Ag
    5. Wakil Ketua Bidang Hisbah                    : Ust. Dede Sulaiman S.Pd.i
    6. Wakil Ketua Bidang Keorganisasian      : Ust. Hidayat Taufiq.
    7. Wali Laskar                                             : Rahmat Ghozali.

Menurut DPW FPI Bekasi Raya sampai saat ini pihaknya belum pernah berkomunikasi dengan LSM GMBI Bekasi. “DPW FPI Bekasi Raya tidak bertanggung jawab kepada oknum – oknum yang mengatas namakan Ormas FPI untuk tujuan tujuan tertentu.” Tutupnya. (NDI)

Berita terkait

“Kedatangan Jawara, GMBI Bekasi Angkat Suara”

Jum’at, 20 Januari 2016.

KETUA Investigasi LSM GMBI Distrik Kota Bekasi, Delvin Chaniago, angkat suara perihal kedatangan Jawara Bekasi Damin Sada ke Kota Bekasi, Jumat (20/1/2017).

Menurutnya, kisruh anatara ormas FPI dan LSM GMBI di Kota Bekasi sudah adem ayem setelah perwakilan dari FPI atas nama Murhali Barda dan Budi mendatangi kantor sekretariatnya yang berada di Jalan Pangeran Jayakarta, Medan Satria, beberapa waktu lalu.

“Kita sudah mediasi bersama untuk menjaga kondusifitas di Kota Bekasi dan perwakilan dari FPI sudah datang ke kantor kami. Semua sudah kami terima dengan aman,” ungkap dia kepada Gobekasi.co.id

Menurut Delvin, LSM GMBI juga menjadikan tokoh agama dan ulama sebagai panutan. Saat pertemuan di kantornya kata dia, sudah tidak lagi mendengar isu – isu yang ingin memecah belah umat dan bangsa.

“Kita sudah mendinginkan suasana, agar dapat menjaga persatuan dan kesatuan untuk bangsa, umumnya khusus masyarakat Kota Bekasi,” kata dia.

Delvin berharap, agar permasalahan ini diredam, dan tidak ada lagi gejolak yang memecah belah bangsa dan umat Islam. (kub/gob)