Jadi Pembina Upacara, Kasat Lantas Sangsi Pelajar Bawa Kendaraan

0
76
Kasat Lantas, AKBP Sutimin

BERITA JAKARTA – Wujudkan tertib berlalu lintas bagi para pelajar, Kasat Lantas Polres Jakarta Timur, AKBP Sutimin, menjadi pembina upacara di SMKN 26, Rawamangun, Jakarta Timur, Senin (23/1/2017). Ia pun menegaskan, akan memberi tilang maksimal bagi pelajar yang membawa kendaraan dan belum memiliki SIM.

“Saat ini, tercatat cukup banyak pelajar yang ke sekolah menggunakan kendaraan pribadi. Ini yang harus dirubah, karena dalam berkendara mereka belum memiliki SIM. Dikhawatirkan, nanti malah menjadi penyebab kecelakaan,” katanya, Senin (23/1).

Dikatakan Kasat, untuk merubah kebiasaan siswa membawa motor ke sekolah, pihaknya akan sedikit memberi tindakan tegas. Dengan memberikan tilang maksimal, diharapkan bisa membuat siswa takut membawa kendaraan dan beralih ke angkutan umum atau bus sekolah.

“Melalui penyuluhan yang kami sampaikan ke sekolah-sekolah, diharapkan pesan ini langsung diterima siswa,” ungkap Sutimin.

Selain mengingatkan siswa, kata Sutimin, pihaknya mendatangi sekolah juga untuk mensosialisasikan UU No. 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan tentang E-tilang kepada para pelajar. Pasalnya, melalui tilang itu, pihaknya akan memberikan tilang maksimal bagi para pelanggar.

“Termasuk para para pelajar yang tidak punya SIM, akan diberikan sangsi maksimal,” ungkapnya.

Sementara itu, Rizky Ikhtiar, siswa kelas XI SMKN 26 mengatakan, dengan adanya sosialisasi itu, ia tak akan lagi membawa motor. Pasalnya, denda yang akan diterapkan cukup mengerikan dan pastinya menguras uang jajan sekolahnya.

“Besok-besok mendingan ke sekolah naik ojek aja, lebih aman,” tutur Rizky. (Stave)