Akibat Banjir, Akses ke Desa Wonoboyo Jatim Lumpuh

0
86

BERITA BONDOWOSO – Banjir yang terjadi Minggu (29/1/2017) kemarin sore tidak hanya menyebabkan banjir di Desa Wonoboyo dan Desa Leprak Kecamatan Klabang Bondowoso Jawa Timur saja.

Namun longsor yang terjadi dibeberapa titik jalan menuju desa yang terbilang terisolir inipun lumpuh akibat longsoran tanah dan batu besar yang menutupi jalan desa di kawasan Curah Apek Krajan Bawah, Desa Wonoboyo.

“Kemarin sore disini hujannya deras sekali, dan sekitar pukul 20.00 WIB saya dapat info kalo ada batu besar jatuh dari atas bukit terbawa longsor,” terang Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bondowoso, Bambang Sutrisno kepada Beritaekspres.com, Selasa (1/2/2017).

Tim TRC BPBD Kabupaten Bondowoso, bersama Babinsa dan Petugas Polsek setempat bertindak cepat mengevakuasi batu yang menghalangi hampir seluruh badan jalan dengan menggunakan seling atau alat untuk menarik beban berat dengan bantuan mobil, sebab petugas yang ada tidak mampu secara manual untuk mengeksekusi batu tersebut.

Tak hanya itu, sepanjang jalan desa yang menghubungkan Desa Leprak dengan Wonoboyo tertutup material longsor tanah, sehingga akses warga menuju desa Leprak atau Wonoboyo sempat tersendat. 

Suni, warga Desa Wonoboyo yang kebetulan melintas mengaku setiap musim penghujan, perbatasan antara Leprak dan Wonoboyo selalu terjadi longsor, sehingga mempersulit akses jalan warga yang hendak melintas. 

“Kalau musim hujan, hari sudah mulai gelap, warga gak berani lewat jalan ini, soalnya sering longsor tiba-tiba,” terangnya. 

Pantauan Beritaekapres.com, longsor terjadi di kawasan Perhutani dengan ketinggian tebing sekitar 50 meter. Setiap tahun di kawasan ini selalu terjadi longsor, yang dipicu dengan struktur tanah yang gembur. Padahal di kawasan ini terdapat banyak pohon jati untuk mengantisipasi terjadinya bencana longsor. (Abdul wahet)

Biro Bondowoso