BPBD Data Kerugian Akibat Banjir di Wonoboyo Jatim

0
115

BERITA BONDOWOSO – Hujan deras yang melanda Kabupaten Bondowoso Minggu,(29/1/2017) kemarin membuat banjir di beberapa titik. Salah satunya di Desa Wonoboyo Kecamatan Klabang. Untuk mengetahui berapa kerugian akibat banjir tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bondowoso mulai mendata kerusakan yang terjadi.

“Kita data dulu apa saja yang terdampak banjir, kemudian akan kita buat pernyataan bencana, agar dinas yang membidangi bisa segera melakukan perbaikan,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Kesiapsiagaan BPBD Bondowoso, Winarto kepada Beritaekspres.com, Selasa (31/1/2017). 

Banjir di desa yang berbatasan dengan Kabupaten Situbondo ini terjadi pada pukul 17.00 hingga pukul 20.00 WIB. Bahkan sempat menggenangi puluhan rumah warga dengan ketinggian air mencapai 50 cm. Hal ini diakibatkan tangkis sungai yang jebol sepanjang 5 meter dengan ketinggian 3,5 meter. “Banjir sempat menggenangi rumah warga sekitar tiga jam lamanya,” bebernya. 

Tidak hanya itu, banjir juga merusak sekitar 20 hektar sawah yang ditanami padi di Desa Wonoboyo. Bahkan Desa Leprak pun juga terkena dampak dikarenakan tangkis sungai gunung putri sepanjang 10 meter dengan ketinggian 4 meter jebol diterjang derasnya air dari sungai Gunung Putri.  “Sekitar 10 hektar ada di Wonoboyo, dan 10 hektarnya lagi di Desa Leprak juga terdampak banjir,” terangnya. 

Winarto menambahkan, yang lebih parah lagi pasangan bronjong di hulu sungai sepanjang 15 meter tinggi 4 meter rusak sehingga menambah kiriman air ke rumah warga semakin deras. “Harus ada penguatan tanggul, sehingga air tidak mampu menerobos tebing pembatas, dan yang tak kalah penting adalah bagaimana lingkungan sekitar harus kita jaga kelestariannya,” pungkasnya. 

Informasi yang berhasil dihimpun Beritaekspres.com menyebutkan, sebelum terjadi banjir, dikawasan desa yang dikelilingi pergunungan ini hujan terus mengguyur dengan intensita tinggi. Dan pada pukul 17.00 WIB tanggul pun jebol tak sanggup menahan debit air, sehingga banjir tak dapat dielakkan. (Abdul Wahed)

Biro Bondowoso