Hama Tikus Serang Puluhan Hektar Sawah di Tegal Jateng

0
73
Hama Tikus

BERITA TEGAL – Puluhan hektare tanaman padi di Dukuh Blubuk Desa Purwahamba Kecamatan Suradadi Kabupaten Tegal Jawa Tengah diserang hama tikus. Akibat serangan hama tikus, tanaman padi milik para petani terancam gagal panen.

Guna memberantas serangan hama tikus, puluhan petani melakukan gropyokan atau menyerbu sarang tikus yang berada di lahan pertanian. Mereka menggunakan jaring untuk menjebak tikus.

Setelah masuk perangkap, para petani membunuh tikus itu dengan menggunakan bambu dan kayu. Petani melakukan aksi gropyokan di empat titik sarang tikus.

Dalam waktu sekitar 3 jam, petani berhasil membinasakan 200 ekor tikus. Giar Gropyokan tikus ini dipimpin langsung Ketua Bidang Pekerja, Petani dan Nelayan DPD PKS Kabupaten Tegal Bakhrun.

“Kami sebelumnya juga telah melakukan gropyokan, dan hasilnya mencapai ribuan tikus,” kata Sukrim (55), usai melakukan gropyokan tikus di lahannya ketika berbincang dengan Beritaekspres.com, Selasa (31/1/2017).

Dilahan miliknya seluas sekitar setengah hektare (ha) telah diserang tikus sejak beberapa bulan lalu. Serangan tikus itu membuat tanaman padi yang berumur sekitar 10 hari, rusak. Namun, pihaknya tidak putus asa untuk menanam kembali. “Serangan sangat luar biasa. Saya sudah menanam tiga kali, dan diserang tikus terus,” paparnya.

Serangan hama tikus tahun ini sangat ganas. Hanya dalam waktu semalam, tanaman padi bisa rusak parah. Diperkirakan, jumlah tikus mencapai ribuan ekor karena setelah beberapa kali dilakukan gropyokan masih tetap ditemukan tikus dengan jumlah cukup banyak.

“Meski hari ini hanya empat titik sarang tikus yang kita serang namun kami berhasil membunuh sekitar 200 ekoran lebih. Kami berharap pemerintah mencarikan solusi untuk mengusir hama tikus ini,” ujarnya.

Kepada Beritaekspres.com, Ketua Bidang Pekerja, Petani dan Nelayan DPD PKS Kabupaten Tegal Bakhrun mengatakan, awalnya mendapat keluhan dari para petani di Dukuh Blubuk dengan banyaknya hama tikus yang merusak tanaman padi.

Setelah dilakukan pengecekan, Bahrun yang juga anggota DPRD Kabupaten Tegal itu sepakat untuk melakukan gropyokan yang melibatkan puluhan orang petani.

“Kami tidak hanya melakukan upaya secara riil, tapi juga melakukan istighotsah dan doa bersama untuk meredanya serangan hama tikus ini” kata Bahrun.

Serangan dahsyat hama tikus itu, dibuktikan dengan ditemukannya ribuan tikus di areal kurang lebih setengah hektar. “Dinas terkait agar secepatnya bersama-sama melakukan tindakan pengendalian hama tikus,” ungkapnya. (Boy Rasta)

Biro Tegal