Protes Jalan Berlubang, Warga Ponorogo Swadaya Tambal Jalan

0
100

BERITA PONOROGO – Parahnya kerusakan infrastruktur jalan raya Ponorogo-Bungkal-Jetis yang melalui Desa Bediwetan, Kecamatan Bungkal, Ponorogo, Jawa Timur membuat prihatin masyarakat. Bahkan berdasarkan pantauan Beritaekspres.com, dilapangan lubang jalan terjadi di mana-mana, khususnya sekitar Desa Bediwetan, Kecamatan Bungkal, Ponorogo.

Akibat kondisi ini, banyak warga pengguna jalan yang mengalami kecelakaan lalu lintas di jalur tersebut. “Kami tiap tahun rajin membayar pajak bumi bangunan, pajak kendaraan bermotor dan kewajiban lainnya kepada negara, tetapi hak nyaman di jalan raya selalu diabaikan sama pemerintah,” sindir Udin, salah satu warga kepada Beritaekspres.com, Selasa (7/2/2017).

Gianto pun menambahkan, sudah sering terjadi kecelakaan lalu lintas di jalur tersebut, tidak hanya luka ringan dan kendaraan rusak tetapi ada yang menjadi ‘tumbal’ ganasnya jalanan di wilayah itu. “Bukan hanya satu atau dua kali kecelakaan, tapi hampir tiap hari ada kecelakaan akibat menghindari jalanan berlubang di Desa kami,” ungkapnya.

Padahal jalur tersebut, merupakan jalur vital yang menghubungkan Kecamatan Bungkal, Ngrayun dengan pusat kota Ponorogo. Dan yang mencengangkan lagi, jalur tersebut dilalui tiap hari oleh 5 orang dari 45 anggota DPRD Kabupaten Ponorogo, yaitu Moh Erkhamni (PKB), Andri Catur Darmanto (Partai Golkar), Widodo (Partai Demokrat), Mulyono dan Eka Rekno Setiyani (Partai Gerindra).

“Memang benar, Kecamatan Bungkal diwakili oleh lima Legislator di DPRD Ponorogo serta satu anggota DPR-RI tapi jalan di wilayah kami rusak parah,” kritik Sastro, warga setempat. Bukan itu saja, Desa Bediwetan adalah Kampung Halaman dari Supriyanto, anggota Fraksi Partai Gerindra DPR-RI. “Kapan lagi mereka berjuang untuk kenyamanan warganya,” tambah Sastro.

Tak ingin menambah panjang jumlah korban lakalantas, ratusan warga Desa Bediwetan dibantu Anggota Polsek Bungkal melakukan gotong royong kerja bakti secara swadaya melakukan penambalan jalan berlubang. “Tentu kami prihatin karena sering terjadi kecelakaan, akibat dari parahnya jalan yang berlobang jalur ini,” tutur Zainal Arifin, warga Dukuh Krajan, Desa Bediwetan disela-sela kerja bakti tambal jalan pada, Minggu (5/2) pagi kemarin.

Zainal Arifin menambahkan warga Desa Bediwetan sangat peduli dengan mengadakan swadaya untuk mengecor jalan yang berlobang walupun jalan itu milik Pemkab Ponorogo. “Mudah mudahan bisa memperlancar arus lalu lintas dan mengurangi kecelakaan di jalan berlubang ini,” imbuhnya.

Dia bersama warga lainnya juga mengucapkan terimakasih kepada jajaran Polsek Bungkal karena mengawal kerja bakti massal menambal jalan tersebut. “Semoga ada perbaikan secepatnya dari Pemkab Ponorogo atas rusaknya jalan ini,” harapnya. (Muh Nurcholis)

Biro Ponorogo