Kasus Proyek e-KTP, KPK Kembali Panggil Yasonna Laoly

0
84
Gedung KPK

BERITA JAKARTA – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil mantan anggota Komisi II DPR- RI Yasona H Laoly, Rabu (8/2/2017).

Yasonna akan diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP) periode 2011-2012.

“Akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka S (Sugiharto),” ujar Juru Bicara KPK, Febri Diansyah kepada wartawan, Rabu (8/2).

Yasonna akan diperiksa dalam kedudukannya sebagai mantan anggota Komisi II DPR-RI tahun 2009-2014.

Pemanggilan ini merupakan yang kedua, setelah dalam panggilan pertama, Menkumham itu tidak hadir dan meminta untuk dijadwalkan ulang.

Yasonna sedianya akan diperiksa untuk tersangka Sugiharto, mantan Direktur Pengelola Informasi Administrasi Kependudukan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri.

Diketahui, dalam kasus ini, selain Sugiharto, KPK juga telah menetapkan Irman, mantan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemendagri sebagai tersangka.

Menurut KPK, proyek pengadaan KTP elektronik tersebut senilai Rp6 triliun. Namun, terdapat kerugian negara yang ditimbulkan mencapai Rp2 triliun.

KPK menduga kerugian negara tersebut tidak hanya ditimbulkan oleh Irman dan Sugiharto.

Dalam kasus ini, KPK sebelumnya juga memanggil mantan Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi dan beberapa anggota DPR-RI yang pernah terlibat dalam proyek e-KTP, salah satunya, Setya Novanto yang kini menjabat sebagai Ketua DPR-RI. (KMP/CR-2)