MCW: Masih Ada Aroma Money Politik Pilkada Kota Batu

0
81
Akmal Adicahya

BERITA MALANG – Menjelang masa tenang Pilkada Kota Batu Malang Jawa Timur yang akan digelar 15 Februari 2017 mendatang, diharapkan semua pihak untuk waspada pergerakan money politik. Namun demikian, suasana yang tenang tersebut, masih saja ada aroma praktik “money politik” dan dugaan menyalahgunakan wewenang.

Suasana di lapangan itu, seharusnya sudah terbaca oleh komponen pemilihan umum. Namun  Ironisnya, Panwaslih Kota Batu, terkesan diam dan membiarkan. Untuk itu, Malang Korruption Watch (MCW) berpandangan Pilkada Kota Batu masih minim gagasan berkualitas dari para calon.

Hal itu diungkapkan, Divisi Monitoring Hukum dan Peradilan, MCW, Akmal Adicahya yang mengatakan, gagasan yang dibangun tidak sejalan dengan kebutuhan dasar masyarakat serta permasalahan yang ada di Kota Batu.

“Para pasangan calon masih terkesan ingin melanggengkan permasalahan permasalahan kritis yang ada. Selain itu jamak diketahui bahwa terdapat dugaan praktik money politik, maupun dugaan penyalahgunaan wewenang yang terjadi,” kata Akmal Adicahya, Senin (13/02/17).

Disoal kondisi Kota Batu saat masa tenang, yang mana diduga adanya nuansa money politik yang sedang berjalan, Ketua Panwaslih Kota Batu, Salma Safitri, saat dihubungi Beritaekspres.com, via ponsel, terkait tudingan ada indikasi pembiaran terkait dugaan money politik, membantah.

“Dugaan money politik yang dilaporkan oleh KIPP, sedang kami proses. Kalau ada hal yang mengatakan ada pembiaran, itu tidak benar. Panwaslih sudah bekerja, dan tidak diam,” pungkas dia. (Putut Priyono)

Biro Malang