Kalah di MA, PT. Sun Motor Telan Kekecewaan

0
152
Kepala Regional PT. Nonbar bersama perwakilan PHRI

BERITA SEMARANG – Star Motor (Sun Motor) Semarang, Jawa Tengah kembali mengalami kekecewaannya dalam menghadapi gugatan perkara pelanggaran Hak Cipta yang dilayangkan PT.ISM/PT. Nonbar terkait penggunaan kontent tayangan Siaran Piala Dunia 2014 tanpa seizin PT. ISM/PT.Nonbar.

Setelah kalah dalam putusan Pengadilan Niaga Semarang juga gugatan Kasasi di Mahkamah Agung (MA), kini PT. Sun Motor Semarang kembali menelan pil pahit atas keluarnya Putusan MA No. 115PK/Pdt.Sus/HKI/2016 yang hasilnya menyatakan menolak upaya Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan PT. Sun Motor Semarang ke MA dalam upayanya melawan gugatan PT.ISM/PT. Nonbar.

MA menilai bahwa permohonan PK yang diajukan PT. Sun Star Motor Semarang yang meminta agar membatalkan putusan Kasasi No. 517K/Pdt.Sus-HKI/2015 Juncto putusan No.01/Pdt.Sus-HKI/2015/PN Niaga Semarang sangatlah tidak beralasan sehingga harus ditolak.

Sementara itu, Kepala PT. Nonbar dan Perwakilan PT. ISM Regional Jateng-DIY, Tubagus Aria sangat mengapresiasi putusan MA yang menolak upaya PK yang diajukan PT. Sun Motor Semarang. Hal ini membuktikan jika secara hukum gugatan PT. ISM/PT. Nonbar adalah legal dan hak yang dimiliki PT.ISM/PT. Nonbar diakui serta dilindungi secara hukum oleh negara.

“Secara hukum telah terbukti bahwa para pihak yang kami gugat melanggar hukum sejak dari Pengadilan Niaga, Kasasi hingga PK di MA putusannya tetap yaitu mengabulkan gugatan kami,” ungkap Aria melalui rilisnya di Semarang, Selasa (14/2/2017).

Aria menambahkan, selain kekalahan telak PT. Sun Motor Semarang, PT.ISM/PT. Nonbar juga telah memenangkan gugatan perdata untuk perkara yang sama yang dilayangkan kepada Four Season Jimbaran Hotel Bali, Peninsula Beach Resort Benoa Bali, Grand Aston Hotel Benoa Bali, Conrad Hotel Bali.

Alila Villa Soori Tabanan Bali, Puri Santrian Hotel Bali & Risata Hotel Kuta Bali di Pengadilan Niaga Surabaya. Kemudian dari sisi gugatan pidana, pihaknya juga telah memenangkan gugatan yang dilayangkan terhadap Jayakarta Hotel Yogyakarta di Pengadilan Negeri Sleman Yogyakarta.

Pihaknya sebelumnya telah memberi ruang mediasi kepada PT.Sun Motor dan kepada sejumlah Hotel yang kini telah digugat karena melanggar Hak Cipta dengan menggunakan konten tayangan siaran Piala Dunia 2014 Brazil yang Hak ciptanya di Indonesia dimiliki oleh PT.ISM/PT.Nonbar. “Karena tidak ada penyelesaian, maka kami tempuh jalur hukum,” sela Aria.

Kuasa Hukum PT. ISM/PT. Nonbar, Frederick Billy menyampaikan bahwa hotel-hotel di Bali yang digugat PT. ISM/PT. Nonbar dengan difasilitasi PHRI Bali telah mengajukan gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) terhadap PT. ISM/PT. Nonbar melalui Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Namun lucunya, gugatan PMH tersebut di buat seolah-olah Calss Action oleh mereka yang akhirnya kandas dengan keluarnya putusan pengadilan yang menolak gugatan mereka.

“Kami juga memiliki bukti-bukti video pertemuan antara PHRI Bali & DPRD yang mana pembicaraan dalam pertemuan tersebut dapat kita lihat sarat keberpihakan, sarat provokasi dan  fitnah dengan mengatakan bahwa PT. ISM/PT. Nonbar memeraslah, apalah,” kata Billy.

Terkait kabar Polda Bali mengeluarkan SP3 terhadap beberapa laporan PT. ISM/PT. Nonbar kepada sejumlah hotel di Bali, Aria tidak menampik kabar tersebut, namun ia mengatakan bahwa itu adalah blunder bagi Polda Bali dalam program good will menegakkan hukum secara profesional khususnya terkait pemberantasan pelanggaran Hak Cipta.

“Seperti halnya di Polda Bali, PT. ISM/PT. Nonbar juga telah melakukan laporan atas perkara yang sama di Polda DIY, di Polda DIY LP ditindak lanjuti hingga peningkatan status tersangka, pelimpahan ke Kejaksaan, Proses sidang hingga keluarnya putusan Pengadilan yang menyatakan hotel yang diperkarakan PT. ISM/PT. Nonbar terbukti bersalah dan mendapatkan vonis Pengadilan, tapi laporan kami di Polda Bali justru di SP3, apakah Polda Bali dan Polda DIY menggunakan buku KUHP yang berbeda?” ujar Aria.

Atas SP3 yang dikeluarkan Polda Bali terhadap Laporan PT. ISM/PT. Nonbar, Aria bersama tim kuasa hukumnya mengaku sedang mempersiapkan gugatan Praperadilan terhadap Polda Bali yang akan diajukan secepatnya.

“Saya harap putusan ini akan menjadi pelajaran berharga bagi para pihak yang telah melanggar hak cipta yang kami miliki,” tandasnya.

Sebelumnya diberitakan bahwa PT.ISM selaku FIFA Media Right’s Holder untuk wilayah Indonesia, melakukan gugatan perdata kepada PT. Sun Motor Semarang dan sejumlah hotel di Jawa dan Bali terkait penggunaan content tayangan Piala Dunia 2014 di area komersilnya tanpa seizin PT.ISM selaku pemegang hak Cipta dari FIFA. (Nn)

Biro Semarang