Peringati Hari Peduli Sampah, Lurah Camat Jangan Cuma Dikantor

0
110
Dr. H. Rahmat Effendi

BERITA BEKASI – Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengimbau kembali Lurah dan Camat, agar tidak selalu bekerja dimeja kantor, akan tetapi turut serta turun langsung di tengah masyarakat guna mengeyahui langsung persoalan yang ada di tiap-tiap wilayahnya bertugas.

“Jangan selalu dikantor saja, tapi turun ditengah masayarakat. Kalau pekerjaan ringan seperti urus surat-surat termasuk tanda tangan, kan bisa dimana saja,” ujar Rahmat,¬†disela Peringatan Hari Peduli Sampah¬†yang digelar Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, di Pekayon Bekasi Selatan, Kamis (16/2/2017).

Acara dirangkaikan dengan Pelantikan Pengurus For Bakti (Forum Umat Nasrani Bagi Kota Ihsan Bekasi), Penyerahan penghargaan Proper (Program Penilaian) Dalam Pengelolaan Lingkungan, dan kunjungan Rumah Kompos GPL (Gerakan Peduli Lingkungan) Pekayon Jaya.

Pelantikan pengurus For Bakti, yang baru dilantik oleh Walikota Bekasi mempunyai program yang sesuai dengan Visi Kota Bekasi yang terpacu untuk membantu dalam meraih program adipura untuk Kota Bekasi, dan kedepannya akan menyampaikan pada tiap tiap warga untuk menjaga kebersihan lingkungan masing masing.

Proper 2016, mencapai tingkat Biru yang telah mempunyai hubungan baik dengan masyarakat termasuj melakukan upaya 3R (Reduce, Reuse, and Recycle), yang di ikuti oleh 12 Perusahaan Swasta Di Kota Bekasi.

Merupakan sebuah tantangan dalam mewujudkan Kota Bekasi yang bersih sampah 2020 dengan program pemerintah pusat yakni pengelolaan sampah terintegritas dari gunung, sungai, kota, pantai hingga laut demi mewujudkan Indonesia bersih sampah 2020.

Usai sambutan, Walikota juga meninjau rumah kompos yang di buat oleg Gerakan Peduli Lingkungan (GPL) Pekayon Jaya, di dalamnya terdapat hasil kompos yang di buat oleh pengelola bank sampah kelurahan Pekayon Jaya, selain itu Walikota juga meninjau rumah bank sampahnya yang tak jauh dari taman tersebut.

Rahmat Effendi pun menyarankan kepada pengurus rumah kompos tersebut, agar segera menindaklanjuti proses alokasi pengguna anggaran untuk penggunaan lahan yang bisa di pakai pinjamkan kepada pengelola serta anggaran untuk rehabilitasi gedungnya.

“Bank sampah yang akan diluncurkan untuk tiap Kelurahan dan per RW nya harus mencontoh di GPL Pekayon Jaya ini, sudah dari dulu aktif bergerak di bidang pengelolaan sampah, ” ujar Rahmat Effendi. (NDI)