Kecamatan Pondokgede Bekasi Dapat Rp130 Miliar Infrastruktur

0
72
Acara Maulid Nabi SAW

BERITA BEKASI – Meski hanya mendapatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar Rp33 miliar. Wilayah Kecamatan Pondok Kota Bekasi, Jawa Barat, mendapatkan anggaran pembangunan sebesar Rp130 miliar lebih dari APBD Kota Bekasi tahun anggaran 2017.

“Kecamatan Pondokgede dapat Rp130 miliar untuk pembangunan sarana prasarana infrastruktur masyarakat,” kata Camat Pondokgede, Mardani, saat hadir Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW, di Mushola Nurhidayah, Kelurahan Jatimakmur, Kecamatan Pondokgede, Sabtu (25/2/2017) kemarin.

Selain itu, pihaknya juga mendapat 700 buah lampu penerangan jalan umum yang sebagian akan dipasang dititik wilayah RW019 Kelurahan Jatimakmur. 

“Saya melihat jalan-jalan menuju kesini masih minim lampu penerangan jalan. Pemkot Bekasi dapat bantuan lampu PJU 20 ribu buah, dan kita dapat 700 buah,” terang Mardani.

Namun demikian lanjut Mardani, pihaknya berharap kepada warga Kecamatan Pondokgede, untuk tetap memenuhi kewajiban dalam membayar pajak.

“Jadi apa yang kita tunaikan untuk membayar pajak, itu untuk kita-kita juga, pajak yang bapak atau ibu bayar untuk pembangunan wilayah kita juga,” tambahnya.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar jemaah Mushola Nurhidayah itupun, Mardani yang sekaligus mewakili Walikota Bekasi Rahmat Effendi yang berhalangan hadir, memperkenalkan diri Mardani, selaku Camat Pondokgede yang belum lama menjabat.

“Dalam kesempatan ini, saya sekaligus memperkenalkan diri saya, sekaligus mohon dukungan warga selama saya sebagai camat Pondokgede,” ucapnya.

Mardani juga mengimbau, pada para RT dan RW agar mampu membuat program tiap- tiap lingkungan dalam peranserta kepada Pemerintah guna pembangunan dan lainnya.

Ditahun ini untuk honor bagi Ketua RT dan RW yang ditingkatkan agar menjadi penggerak sebagai kepanjangan tangan Pemerintah Kota Bekasi dalam menjaga keamanan ketertiban ditengah masyarakat.

“Untuk para RT dan RW diharapkan mampu menyerap aspirasi, masukan dan program kegiatan lingkungan,”ujarnya. (Adv/NDI)