KNPI, Cipayung, dan KBNU Helat Deklarasi Kebhinekaan

0
82
Deklarasi Kebhinekaan

BERITA BEKASI – Menjaga semangat Kebhinekaan terus dilakukan sejumlah elemen pelajar dan mahasiswa di Kota Bekasi. Kemarin, organisasi kemahasiswaan yang tergabung dalam Cipayung (DPD KNPI, PMII, GMNI, HMI, GMKI) serta GP Ansor, IPNU, dan IPPNU Kota Bekasi menandatangani deklarasi Kebhinekaan di aula STIT Annida usai pelantikan pengurus cabang PC PMII Kota Bekasi masa khitmad 2016-2017.

Deklarasi Kebhinekaan turut dihadiri Ketua PC NU Kota Bekasi, Kyai DR Zamakhsyari Abdul Majid, Kadispora, M Ridwan, Kepala Kesbangpol, Dinar, PB PMII dan PKC PMII Jabar. Pembacaan Deklarasi dibacakan langsung oleh Ketua DPD KNPI Kota Bekasi, Beny Sangsurya.

“Melihat kondisi perpolitikan dan semangat Kebhinekaan belakangan ini cukup memprihatinkan. Untuk itu, disela-sela pelantikan PC PMII 2016-2017 kami helat deklarasi kebangsaan sekadar mengingatkan masyarakat Bekasi. Bahwa negara kita adalah negara yang menganut pluralitas tanpa membedakan suku, ras, dan agama,” terang Ketua PC PMII Kota Bekasi, Kiki Nurgidayat.

Menurut Kiki, salah satu dari pada butir deklarasi tersebut diantaranya meminta kembali kepada Pemerintah Kota Bekasi untuk menyuarakan kembali kepada UUD 45 yang asli. Karena kata dia, carut marutnya perpolitikan dan perekonomian yang tengah terjadi di bangsa ini dikarenakan amandemen UUD 45 yang kebablasan.

Terpisah, Kepala Kesbangpol, Dinar menyatakan hal ini akan dibawa dan dilaporkan kepada Pak Walikota. Hal itu lantaran dalam dirinya tidak bisa menandatangani butir deklarasi tersebut. “Ini kegiatan yang positif dan bagus, namun saya hanya bisa memaraf saja. Harus beliau (Walikota) yang menandatangani,” ungkap Dinar.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kota Bekasi, Beny Sangsurya mengaku sangat mengapresiasi deklarasi Kebhinekaan yang digagas oleh teman-teman mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung.

“Semangat menjaga Kebhinekaan di negeri ini harus terus dijaga dan disosialisasikan ke penjuru negeri. Jangan sampai persatuan NKRI dapat dicabik-cabik oleh pihak oknum yang ingin memecah belah bangsa kita,” tegas Beny.

Jangan pernah lupa tambahnya, bahwa negara ini didirikan bukan oleh satu suku, ras, dan satu agama saja. Bangsa ini didirikan oleh berbagai suku, agama, dan ras, sehingga wajib untuk kita jaga bersama,” pungkasnya. (And)