Ketua GP Ansor Bekasi Minta Polisi Segera Proses Dua Pemilik Akun  

0
67
Ketua GP Ansor Kota Bekasi

BERITA BEKASI – Dinilai telah menghina Ketua Umum (Ketum) PBNU KH Said Aqil Siroj di media sosial (Sosmed) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Bekasi melaporkan kedua pemilik akun Facebook atas nama “Abd Rojak Rojak” dan “Fefen Bona Effendy” ke Polres Metro Bekasi Kota, Jumat (10/3/2016) kemarin.

Keduanya, dilaporkan berdasarkan nomor laporan polisi LP/359/K/III/2017/SPKT/Restro Bekasi Kota dan LP/361/K/III/2017/SPKT/Restro Bekasi Kota. Keduanya pun dikenakan Pasal 27 (3) tentang Penghinaan Undang-Undang (UU) No. 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman 6 tahun penjara.

Kepada Beritaekspres.com, Ketua GP Ansor Kota Bekasi Muhammad Jufri mengatakan, kedua prilaku pemilik akun tersebut sudah membuat keresahan dikalangan warga Nahdliyin, khususnya bagi keluarga besar GP Ansor dan Banser di Kota Bekasi. “Jelas kita tidak bisa terima, karena bagi kami ini sudah suatu penghinaan,” tegas M. Jufri kepada Beritaekspres.com, Sabtu (11/3/2017).

Dijelaskan M. Jufri, persoalan ini bermula dari adanya laporan anggota GP Ansor dan Banser bahwa ada warga Kota Bekasi yang memposting gambar dan video melalui akun Facebook yang dinilai telah menghina Ketua Umum PBNU, KH. Said Aqil Siroj. “Kita segera tempuh jalur hukum ini, khwatir akan ada tindakan main hakim sendiri dari anggota GP Ansor dan Banser,” katanya.

Kita berharap lanjut M. Jufri, polisi segera melakukan pemanggilan terhadap kedua pemilik akun tersebut untuk dilakukan pemeriksaan dan menindaklanjuti laporan kami. “Kita berharap polisi segera menindaklanjuti laporan kami. Dan indentitas keduanya, sudah kita serahkan guna membantu pihak Kepolisian,” imbuhnya.

Setelah melaporkan tambah M. Jufri, persoalan ini akan terus dipantau sambil menunggu perkembangan dari pihak Kepolisian. “Kita akan pantau terus perkembangan prosesnya. Dan kita tidak mau berbuat anarkis, karena kita adalah Ormas yang taat hukum dan mendukung penegakkan hukum,” pungkasnya. (CR-1)