Bayar Ongkos Taksi Kurang, HP WNA Dirampas Sopir

0
237
Polres Jaksel

BERITA JAKARTA – Warga Negara Asing (WNA) dirampok seorang sopir taksi dengan cara memaksa mengambil harta benda penumpang yang kebetulan seorang WNA asal Korea Selatan. Namun tersangka dapat diringkus anggota Polres Metro Jakarta Selatan.

Kepada polisi sopir taksi berdalih merampas harta milik Nam Hun (50) karena ongkosnya kurang dan tersangka juga butuh biaya obat ibunya yang sakit. Tentu saja alasan tersangka masih diselidiki polisi.

Korban yang juga seorang konsultan IT, Nam Hun, mengalami luka pada tangannya hingga patah akibat didorong oleh sopir taksi dan terjungkal dari mobil.

Kepada Beritaekspres.com, Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan AKBP Budhi Hermanto mengungkapkan, kejadian berawal saat korban naik taksi dari Grand Wijaya Center, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan menuju Jalan Gaharu I, Cilandak, Senin (27/3/2017) dinihari.

Setelah sampai di tujuan sekitar pukul 01:00 WIB, korban membayar ongkos sebesar Rp20 ribu namun pelaku memintanya sebesar Rp50 ribu karena tarif argo Rp 35 ribu.

Nam Gun, pun langsung menelepon temannya, karena tidak ada uang kekurangannya. “Saat korban menghubungi temannya, pelaku turun dari mobilnya dan merampas HP milik korban dan melarikan diri ke arah Jalan Pangeran Antasari. Korban langsung melaporkan ke polisi,” terang Budhi.

Ditambahkan, Kanit Krimum Polres Jakarta Selatan, AKP Reza Mahendra menerangkan, tersangka merupakan sopir tembak. “Taksi ini bukan milik tersangka melainkan rekannya taksi ini adalah milik perorangan namun dikelola perusahaan taksi,” kata Reza.

Polisi pun melacak keberadaan HP milik korban ada  didaerah Lampung dan polisi langsung menciduk tersangka. “Dari pengakuannya tersangka merampas karena kepepet untuk biaya obat ibunya yang sakit di rawat di RS. Akibatnya tersangka terancam Pasal 365 KUHP dengan ancaman 9 tahun penjara,” pungkasnya. (Yon)