Keluarga Besar TNI dan Masyarakat Gandeng Tangan Jaga NKRI

0
15
Kasdam IV/Diponegoro saat gelar silaturahmi dengan keluarga TNI

BERITA SEMARANG – Kasdam IV/Diponegoro, Brigjen TNI Muhamad Sabrar Fadhilah menghimbau kepada keluarga besar TNI khususnya dan masyarakat agar pandai memilah dan memilih berita yang dapat dikonsumsi dengan berita yang bersifat menghasut dan menghujat.

“Untuk mencegah pengaruh yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan, maka keluarga besar TNI dan masyarakat beserta para aparat harus bergandeng tangan menyatu menjaga NKRI”, tegas Kasdam saat mewakili Pangdam IV/Diponegoro pada acara silaturahmi Kodam IV/Diponegoro dengan keluarga besar TNI se-Jateng dan DIY, Kamis (30/3/2017).

Silaturahmi yang diselenggarakan di Balai Diponegoro itu dihadiri para anggota PPAD, PEPABRI, Warakawuri, FKPPI, dan Pemuda Panca Marga wilayah Jateng dan DIY.

Dikatakannya, sebagai generasi penerus kita harus memiliki akar yang kuat. Akar yang kuat sebagai gambaran bahwa kita harus menjaga persatuan dari lingkungan yang terkecil. Berangkat dari situlah maka terbentuk negara yang kuat dan kokoh serta tidak mudah dipecah belah.

“Masing-masing warga masyarakat dapat menanamkan jati diri sebagai warga negara dengan menggunakan hati dan pikiran, sehingga sinergitas dari berbagai lapisan masyarakat dapat terwujud”, jelasnya.

Menurut Kasdam, hal tersebut sesuai dengan tema kegiatan kali ini “Melalui Silaturahmi Dengan Keluarga Besar TNI, Kita Tingkatkan Sinergitas Guna Mengatasi Permasalahan Bangsa Dalam Rangka Menjaga Keutuhan NKRI”.

Pada kesempatan tersebut, Kasdam mengajak seluruh masyarakat tetap bersatu untuk mensukseskan program pemerintah dalam rangka mensejahterakan masyarakat, serta tetap memegang teguh Pancasila dan UUD 1945 sebagai falsafah bangsa Indonesia.

Turut hadir pada acara tersebut, para pejabat Kodam IV/Diponegoro, Sekretaris PPAD Jateng Kolonel (Purn) Samsudin S, Wakil Ketua PEPABRI Jateng Kolonel (Purn) H. Sukarlan, dan Wakil Ketua FKPPI Drs. A.Y. Boentoro, S.H. (Nn)

Biro Semarang